Polres Bantaeng Turun Tangan, Kesehatan Relawan Dapur MBG Jadi Prioritas

Share

 

BANTAENG, Sulsel⚡Binkari – Dalam upaya menjaga kualitas kesehatan dan keamanan pangan, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Bantaeng Polda Sulsel melaksanakan pemeriksaan kesehatan rutin dan menyeluruh terhadap 45 relawan pekerja dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan ini berlangsung di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Bantaeng, berlokasi di Jalan T.A. Gani, Kelurahan Bontosunggu, Kabupaten Bantaeng, Sabtu (25/4/2026).

Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan kondisi kesehatan para relawan tetap prima, mengingat mereka bersentuhan langsung dengan proses pengolahan makanan yang akan dikonsumsi masyarakat.

Adapun jenis pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, tes laboratorium sederhana seperti gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta pemberian vitamin dan obat-obatan sesuai hasil diagnosa medis.

Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo melalui Kepala Seksi Dokkes, IPDA Ns. Syamsul Ikhwan Jabbar, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian serius terhadap potensi penyebaran penyakit, khususnya di lingkungan dapur publik.

“Kami melakukan pemeriksaan terhadap para pekerja yang terlibat langsung dalam aktivitas dapur SPPG. Jaminan kesehatan sangat penting untuk memastikan proses pengolahan dan penyajian makanan tetap higienis, serta mencegah penularan penyakit,” ujar IPDA Syamsul.

Ia menambahkan, jika ditemukan indikasi penyakit menular pada relawan, maka akan segera dilakukan penanganan khusus agar tidak berdampak pada pekerja lain maupun penerima manfaat program MBG.

“Ini penting tidak hanya bagi petugas, tetapi juga bagi masyarakat yang menerima manfaat. Jika ada potensi penyakit menular, akan kami tindak lanjuti dengan perawatan khusus,” lanjutnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kesehatan.

“Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung kesehatan masyarakat, termasuk memastikan makanan yang dikonsumsi publik aman dan layak,” pungkasnya.

Bang Jul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *