
JAYAPURA, Binkari – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Komjen Pol. (Purn) Mathius D. Fakhiri, menegaskan komitmen penuh seluruh kader beringin untuk menjadikan tanah Papua sebagai basis kekuatan utama pemenangan partai pada kontestasi politik mendatang.
Penegasan tersebut disampaikan pada acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Papua periode 2025–2030 di Jayapura, Sabtu (25/4/26).
Kepengurusan baru ini dilantik secara langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Kehadiran pimpinan tertinggi partai tersebut menjadi momentum strategis sekaligus suntikan moral yang kuat bagi para fungsionaris di wilayah timur Indonesia.
Dalam pidato politiknya, Mathius Fakhiri menyatakan bahwa sejak menerima amanat kepemimpinan, pihaknya langsung bergerak cepat menuntaskan konsolidasi organisasi. Konsolidasi tersebut dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tingkat provinsi hingga menyentuh akar rumput di sembilan kabupaten/kota se-Provinsi Papua.
Fakhiri memastikan bahwa mesin partai di Papua saat ini dalam kondisi maksimal dan siap bekerja memenangkan hati rakyat.
“Partai Golkar Papua, dari tingkat provinsi sampai kabupaten/kota, telah selesai tertata secara definitif dan siap bergerak bersama. Tidak ada lagi waktu untuk berdiskusi soal dinamika internal, sekarang saatnya kita bekerja nyata di tengah rakyat,” tegas mantan Kapolda Papua tersebut di hadapan ribuan kader yang hadir.
Lebih lanjut, Fakhiri memaparkan empat target strategis yang akan menjadi fokus utama kepengurusannya:
1. Loyalitas dan Pengawalan Kepemimpinan Nasional: Memposisikan Golkar Papua sebagai garda terdepan dalam mendukung dan mengawal kepemimpinan Bahlil Lahadalia, khususnya dalam menyongsong agenda strategis politik nasional menuju 2029.
2. Dominasi Parlemen Daerah: Merebut kembali kursi Ketua DPR Papua (DPRP) serta mendominasi perolehan kursi DPRD di tingkat kabupaten/kota, guna memastikan penyelarasan kebijakan pembangunan daerah dengan visi partai.
3. Mengembalikan Supremasi Politik: Mengembalikan posisi Partai Golkar sebagai kekuatan politik nomor satu dan paling berpengaruh di tanah Papua, selaras dengan sejarah kejayaan partai di masa lalu.
4. Keberlanjutan Pembangunan: Mendorong kader-kader terbaik Golkar untuk mengisi pos-pos strategis di pemerintahan guna menjamin keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.
Sebagai tokoh dengan rekam jejak panjang di pemerintahan, Fakhiri juga memberikan apresiasi tinggi kepada Bahlil Lahadalia. Menurutnya, perhatian Ketua Umum terhadap Papua merupakan aksi nyata yang berdampak langsung, bukan sekadar retorika politik.
“Kepercayaan yang diberikan oleh Ketua Umum kepada kami di Papua adalah modal moral yang sangat kuat. Hal ini memudahkan para kader untuk meraih kepercayaan masyarakat, karena publik melihat bahwa Golkar benar-benar memiliki komitmen, kepedulian, dan akses langsung ke pusat pengambilan kebijakan,” tambahnya.
Puncak acara pelantikan ini dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada sembilan Ketua DPD Partai Golkar tingkat kabupaten/kota. Dengan komposisi pengurus yang solid, inklusif, dan representatif, Partai Golkar Papua optimistis dapat menjadi motor penggerak utama pembangunan di ujung timur Indonesia, sekaligus memastikan panji ‘Beringin’ kembali berjaya di tanah Papua. (Sem)

