
Bulukumba, Binkari –Sabtu 13 Juni 2026, Upaya membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta bebas dari pengaruh narkotika terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya melalui Leadership Bootcamp Organization SMK Negeri 1 Bulukumba yang menjadi wadah pembinaan kepemimpinan sekaligus sarana edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika bagi kalangan pelajar.
Kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan surat permohonan panitia pelaksana tersebut berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026, bertempat di SMK Negeri 1 Bulukumba, Jalan Teratai Nomor 24, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Kaur Bin Ops (KBO) Satres Narkoba Polres Bulukumba, Ipda Ashar, S.Sos., hadir sebagai pemateri dengan membawakan materi bertema “Bahaya NAPZA dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika di Kalangan Pelajar.”
Kehadiran personel Satres Narkoba Polres Bulukumba ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung dunia pendidikan untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini.
Dalam pemaparannya, Ipda Ashar menjelaskan bahwa narkotika merupakan ancaman nyata yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda. Selain merusak kesehatan fisik dan mental, penyalahgunaan narkoba juga dapat mengganggu pendidikan, merusak hubungan sosial, hingga berujung pada permasalahan hukum.
Sebagai seorang aparat penegak hukum yang juga merupakan putra asli Kabupaten Bulukumba, Ipda Ashar menyampaikan pesan khusus kepada para peserta agar menjadikan masa muda sebagai momentum untuk meraih prestasi dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
“Sebagai putra daerah Bulukumba, saya memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengingatkan adik-adik pelajar agar menjauhi narkoba. Jangan sampai masa depan yang sudah dibangun dengan susah payah hancur hanya karena salah memilih pergaulan. Kalian adalah harapan keluarga, harapan daerah, dan harapan bangsa,” ujar Ipda Ashar di hadapan para peserta Leadership Bootcamp.
Ia menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum semata, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, dan para pelajar itu sendiri.
“Prestasi jauh lebih membanggakan daripada narkoba. Isi masa muda dengan belajar, berorganisasi, beribadah, dan mengembangkan bakat positif. Jika kita ingin melihat Bulukumba semakin maju, maka generasi mudanya harus terbebas dari narkoba,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika, dampak hukum bagi penyalahguna maupun pengedar, serta berbagai modus peredaran narkoba yang kini semakin menyasar kalangan remaja melalui media sosial dan lingkungan pergaulan.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan dan aktif mengajukan pertanyaan terkait bahaya narkoba serta langkah-langkah pencegahannya.
Kegiatan Leadership Bootcamp Organization ini dinilai memiliki nilai strategis karena tidak hanya membentuk kemampuan kepemimpinan peserta, tetapi juga menanamkan kesadaran hukum, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Secara hukum, penyalahgunaan narkotika diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang menegaskan bahwa setiap orang yang tanpa hak menggunakan, memiliki, menguasai, maupun mengedarkan narkotika dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda Bulukumba yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral, memiliki jiwa kepemimpinan, serta berani menjadi pelopor dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Sinergi antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum seperti yang ditunjukkan dalam Leadership Bootcamp Organization SMKN 1 Bulukumba menjadi bukti nyata bahwa investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, berkarakter, dan bebas dari narkoba.
“Pelajar Hari Ini, Pemimpin Masa Depan. Katakan Tidak pada Narkoba, Katakan Ya pada Prestasi.”
Abdul Rauf Bulukumba Sulselbar

