
SANGIHE, BINKARI — Tujuh puluh tahun bukan sekadar angka. Ia adalah perjalanan panjang yang ditempa waktu, perjuangan, keluarga, politik, serta pahit-manis kehidupan.
Seonal Thungari, yang akrab disapa Ko Siong, genap berusia 70 tahun pada 4 Oktober 2026. Hari istimewa itu dirayakan dengan penuh rasa syukur melalui ibadah bersama di kediamannya, Kuma, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Suasana hangat menyelimuti kediaman Ko Siong. Sejumlah pejabat di Kabupaten Kepulauan Sangihe turut hadir memberikan ucapan selamat dan doa. Satu per satu tamu menyalami Ko Siong, menyampaikan selamat atas bertambahnya usia memasuki tujuh dekade.
Ko Siong terlihat ceria. Senyum menghiasi wajahnya di tengah keluarga dan para tamu yang datang. Perayaan itu berlangsung sederhana, dengan ibadah dan silaturahmi sebagai ungkapan syukur atas usia yang telah mencapai 70 tahun.
Namun, nama Seonal Thungari tidak hanya dikenal dalam lingkungan keluarga.
Ko Siong dikenal sebagai pengusaha yang lama berkecimpung dalam dunia hasil bumi, khususnya kopra, cengkih dan pala. Komoditas yang tumbuh dari tanah Sangihe tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan usahanya.
Dari dunia usaha, Ko Siong kemudian terjun ke panggung politik. Ia tercatat pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe selama dua periode.
Pengalaman sebagai legislator menempatkannya dalam dinamika politik dan kehidupan masyarakat Sangihe, sekaligus memperluas jejak pengabdiannya di ruang publik.
Kini, kisah itu berkelindan dengan perjalanan politik sang anak.
Ko Siong merupakan ayah dari Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari. Perjalanan Michael hingga dipercaya masyarakat memimpin Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi bagian penting dalam kisah keluarga Thungari.
Bagi Ko Siong, keberhasilan sang anak tentu memiliki arti tersendiri. Di balik perjalanan tersebut terdapat dukungan keluarga, doa dan perjuangan yang mengiringi langkah Michael hingga mencapai kursi kepemimpinan di Sangihe.
Dari hasil bumi hingga ruang politik, Ko Siong telah melewati berbagai fase kehidupan. Kini, di usia 70 tahun, ia menyaksikan salah satu bagian penting dari perjalanan itu, sang anak dipercaya memimpin tanah kelahirannya.
Hari ulang tahun itu pun menjadi momen sederhana untuk bersyukur.
Ibadah, jabat tangan dan senyum para tamu menjadi bagian dari perayaan tujuh dekade kehidupan Ko Siong.
Selamat ulang tahun ke-70, Seonal Thungari alias Ko Siong. Semoga kesehatan, kebahagiaan dan kebaikan senantiasa menyertai langkahnya bersama keluarga dan tanah Sangihe yang dicintainya.
Asril

