
JAYAPURA, Binkari – Satu tahun sudah RSUP Jayapura berdiri dan melayani masyarakat Papua. Kini, rumah sakit rujukan milik pemerintah pusat itu tidak sekadar melaporkan capaian, tetapi juga menunjukkan tekad besar menjadi benteng utama pelayanan kesehatan di Tanah Papua.
Dalam audiensi bersama Gubernur Papua, , Senin (8/6), jajaran manajemen RSUP Jayapura memaparkan berbagai pencapaian selama setahun beroperasi sekaligus menyampaikan strategi besar pengembangan layanan kesehatan yang lebih modern, terintegrasi, dan menjangkau seluruh pelosok Papua.
Direktur Utama RSUP Jayapura, menegaskan bahwa rumah sakit tersebut terus bergerak memperkuat kapasitas pelayanan melalui pengembangan sektor medis, perencanaan, keuangan, operasional, hingga sumber daya manusia.
“Kami melaporkan progres pelayanan RSUP Jayapura yang telah beroperasi selama satu tahun, termasuk strategi pengembangan ke depan dari Direktorat Medis, Direktorat Perencanaan, Keuangan dan Layanan Operasional maupun Direktorat SDM,” ujar Petronella.
Tak hanya memaparkan capaian, manajemen RSUP Jayapura juga meminta dukungan Pemerintah Provinsi Papua untuk persiapan peresmian rumah sakit yang saat ini masih dalam tahap koordinasi.
Menurut Petronella, masa depan pelayanan kesehatan Papua tidak bisa dibangun secara sendiri-sendiri. Karena itu, RSUP Jayapura terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, rumah sakit daerah, serta seluruh pemangku kepentingan kesehatan.

Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci untuk menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif, berkualitas, dan dapat diakses masyarakat dari berbagai wilayah di Papua.
“Rumah sakit milik kementerian dan rumah sakit daerah harus berjalan bersama sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat semakin baik dan merata,” tegasnya.
Lebih jauh, keberadaan RSUP Jayapura juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam pemanfaatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) di sektor kesehatan. Sejumlah pemerintah kabupaten bahkan telah menjalin kerja sama dengan RSUP Jayapura guna memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Langkah tersebut menjadi jawaban atas berbagai tantangan yang selama ini dihadapi masyarakat Papua dalam memperoleh layanan medis berkualitas tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah.
Sebagai tindak lanjut hasil audiensi, Gubernur Papua Matius Fakhiri dijadwalkan melakukan kunjungan langsung ke RSUP Jayapura. Kunjungan itu akan menjadi momentum penting untuk melihat perkembangan layanan sekaligus memastikan kesiapan rumah sakit dalam mendukung transformasi besar pelayanan kesehatan di Bumi Cenderawasih.
Setahun beroperasi, RSUP Jayapura kini bukan sekadar gedung pelayanan kesehatan. Ia menjelma menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Papua bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas, modern, dan merata bukan lagi sekadar cita-cita, melainkan sedang diwujudkan hari ini.
Sem Gombo

