Ricuh! Direktur PDAM Bantaeng Dipukul Mundur Pegawai Sendiri, Suasana Berubah Jadi Tangis dan Amarah

Share

BANTAENG, Sulsel ⚡ Binkari — Halaman kantor Perumda Air Minum Tirta Eremerasa berubah menjadi lautan emosi. Suasana yang awalnya tegang mendadak pecah ketika Direktur Utama, Suwardi, berusaha memasuki area kantor namun justru dihadang oleh gelombang penolakan dari dalam tubuh lembaganya sendiri.

Puluhan karyawan dan karyawati, yang tergabung bersama Gabungan Aliansi PDAM, berdiri rapat membentuk barikade manusia di pintu masuk.

Tak hanya pegawai, barisan massa juga diperkuat oleh aktivis buruh, mahasiswa, hingga praktisi hukum. Mereka datang dengan satu suara lantang: menolak kepemimpinan Suwardi yang baru saja diaktifkan kembali melalui Surat Keputusan Bupati tertanggal 4 Mei 2026.

Tangis pun tak terbendung. Sejumlah karyawati terlihat histeris, meluapkan kekecewaan yang selama ini terpendam. Suara mereka pecah, bergetar, bahkan tersedu di tengah riuh orasi.

“Ini bukan sekadar penolakan… ini jeritan hati kami!” teriak salah satu peserta aksi, memecah suasana yang kian panas.

Ketegangan mencapai titik didih saat Suwardi tetap mencoba melangkah masuk. Aksi saling dorong pun tak terhindarkan.

Tubuh-tubuh yang berdiri kokoh di gerbang menjadi benteng terakhir, menghadang langkah sang direktur. Aparat kepolisian yang berjaga langsung sigap turun tangan, berusaha mencegah situasi berubah menjadi bentrokan terbuka.

Beruntung, aparat berhasil meredam eskalasi sebelum konflik meluas. Namun bara ketegangan belum sepenuhnya padam. Raut wajah tegang, tangis yang tersisa, dan suara-suara protes masih menggantung di udara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen maupun pemerintah daerah. Namun satu hal tak terbantahkan insiden ini bukan sekadar aksi spontan, melainkan akumulasi panjang dari kekecewaan yang kini meledak di depan mata publik.

Bantaeng kini menahan napas. Publik menunggu: akankah ada jalan damai yang membuka ruang dialog, atau justru konflik ini akan terus membesar tanpa kendali?

Bang Jul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *