
JAJAYAPURA, Binkari – Gubernur Papua, Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Matius D. Fakhiri, menegaskan pentingnya reformasi birokrasi yang adaptif, profesional, dan berorientasi hasil. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Pengukuhan Kepala Kantor Regional (Kanreg) IX Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jayapura, yang berlangsung di Aula Lukmen, Lantai 9 Kantor Gubernur Papua, Senin (20/4/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur Fakhiri menekankan bahwa tantangan pembangunan Papua saat ini tidak lagi dapat dijawab dengan pola kerja konvensional. Menurutnya, birokrasi harus bergerak cepat, inovatif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
“Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi fondasi krusial dalam mendorong penerapan sistem merit dan manajemen talenta secara konsisten. Ini bukan sekadar aturan tertulis, melainkan arah baru dalam membangun postur ASN yang profesional dan berintegritas,” tegas Fakhiri.
Pengukuhan Kepala Kanreg IX BKN Jayapura ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menyegarkan organisasi sekaligus memperkuat tata kelola kepegawaian di wilayah Papua. Gubernur menaruh harapan besar agar pejabat yang baru dilantik mampu mengurai dan menjawab berbagai tantangan kepegawaian yang selama ini ada di daerah.
Lebih jauh, Fakhiri mengaitkan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur dengan pencapaian visi besar “Papua Cerah”, yakni Papua yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni.
“Papua yang cerdas membutuhkan ASN yang terus belajar dan adaptif. Papua yang sejahtera menuntut aparatur yang bekerja efektif dan berdampak. Sementara itu, Papua yang harmoni akan lahir dari ASN yang senantiasa menjunjung tinggi etika, integritas, dan semangat pelayanan,” ujarnya dengan penuh penekanan.
Ia juga mendorong Kepala Kanreg IX BKN yang baru untuk memperkuat koordinasi lintas pemerintah daerah dan menghadirkan inovasi pelayanan kepegawaian. BKN di Papua, lanjutnya, harus hadir sebagai pemberi solusi nyata, bukan sebatas pelaksana tugas administratif.
Di sisi lain, Gubernur turut mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mempererat kolaborasi dengan BKN demi memastikan setiap kebijakan kepegawaian benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Dengan kerja sama yang solid dan komitmen yang kuat, kita mampu mendorong percepatan pembangunan dan menghadirkan pemerintahan yang bersih, profesional, serta dipercaya oleh rakyat,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan pesan bernuansa kearifan lokal melalui pantun untuk menggugah semangat kebersamaan:
‘Pergi ke pasar membeli sagu, Singgah sejenak di tepi danau. Mari bangun ASN yang maju, Untuk Papua Cerah yang kita tuju.’
‘Cendrawasih terbang ke angkasa, Hinggap indah di dahan meranti. BKN hadir membina aparatur bangsa, Papua maju, sejahtera, dan harmoni.’
Momentum pengukuhan ini diharapkan menjadi titik tolak bagi Papua untuk terus berbenah, memperkuat fondasi birokrasi, dan memastikan bahwa pelayanan publik yang prima benar-benar dirasakan oleh masyarakat bukan sekadar janji, tetapi bukti nyata di Tanah Papua. (Sem)

