
AIRMADIDI, Binkari – Tawa polos anak-anak berpadu dengan haru para orang tua memenuhi suasana Penamatan Peserta Didik PAUD Kelompok Bermain Tamporok, Kelurahan Airmadidi Atas. Rabu, 10/6/2026.
Di tengah wajah-wajah mungil yang bersiap melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya, hadir Camat Airmadidi, Olvien Pandean, S.Sos., membawa pesan yang tidak sekadar menjadi sambutan seremonial, melainkan titipan harapan bagi masa depan daerah.
Di hadapan para guru, orang tua, dan peserta didik, Olvien Pandean mengingatkan bahwa pendidikan usia dini adalah fondasi yang menentukan arah perjalanan seorang anak. Dari ruang kelas sederhana inilah lahir mimpi-mimpi besar yang suatu hari dapat mengubah wajah bangsa.
“Anak-anak adalah cahaya masa depan. Apa yang mereka pelajari hari ini akan menjadi bekal untuk menghadapi tantangan zaman esok,” ungkap camat, Ibu Olvien Pandean, S.Sos.
Suasana penamatan berlangsung penuh kehangatan. Satu per satu peserta didik menerima tanda kelulusan dengan senyum bangga, sementara di sudut ruangan tampak mata orang tua berkaca-kaca menyaksikan buah hati mereka menyelesaikan tahap awal pendidikan.

Camat Olvien memberikan apresiasi kepada para guru PAUD yang selama ini bekerja dengan kesabaran dan kasih sayang membentuk karakter anak-anak. Menurutnya, keberhasilan pendidikan bukan hanya soal kemampuan membaca dan berhitung, tetapi juga tentang menanamkan nilai disiplin, sopan santun, keberanian, dan rasa percaya diri sejak usia dini.
“Bangunan megah dapat didirikan dalam hitungan bulan, tetapi membangun manusia membutuhkan ketekunan bertahun-tahun. Karena itu, jasa para guru PAUD adalah investasi yang tak ternilai bagi masa depan daerah ini,” tegas ibu camat.
Momentum penamatan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan suatu bangsa tidak lahir dari ruang kekuasaan semata, melainkan dari ruang-ruang belajar tempat anak-anak pertama kali mengenal huruf, mimpi, dan harapan.
Ketika langkah-langkah kecil itu meninggalkan halaman PAUD Tamporok, sesungguhnya mereka sedang memulai perjalanan panjang menuju masa depan.
Dan di balik setiap senyum yang mengembang hari itu, tersimpan doa agar kelak mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta mampu membawa Airmadidi dan Minahasa Utara melangkah lebih jauh ke depan.
Asril

