‎

67 KANTONG DARAH, 67 PELUANG KEHIDUPAN! RSUD BULUKUMBA DAN PMI GAUNGKAN AKSI KEMANUSIAAN DI HARI JADI SULSEL KE-357

Share

BULUKUMBA, Binkari — Setetes darah bukan sekadar sumbangan, melainkan harapan bagi mereka yang tengah berjuang mempertahankan kehidupan. Semangat itulah yang mewarnai aksi donor darah RSUD H. Andi Sulthan Dg. Radja Bulukumba bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (17/10/2026).

Mengusung tema “Setetes Darah, Sejuta Harapan”, kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusat Jantung Terpadu RSUD H. Andi Sulthan Dg. Radja Bulukumba ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap sesama, sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi.

Di tengah aktivitas pelayanan kesehatan, para petugas rumah sakit, pegawai, pengunjung, hingga keluarga pasien menunjukkan antusiasme dengan ikut berpartisipasi. Aksi tersebut menegaskan bahwa kepedulian kemanusiaan dapat tumbuh dari siapa saja, tanpa memandang latar belakang.

67 Kantong Darah Berhasil Dikumpulkan

Di balik antusiasme peserta, terdapat hasil nyata yang patut diapresiasi. Dari sekitar 120 orang yang berminat mendonorkan darah, sebanyak 67 orang dinyatakan memenuhi persyaratan medis dan berhasil mendonorkan darahnya. Sementara itu, peserta lainnya belum dapat melakukan donor karena belum memenuhi ketentuan kesehatan.

Dengan demikian, sebanyak 67 kantong darah berhasil dikumpulkan untuk mendukung ketersediaan darah bagi pasien di Bulukumba dan sekitarnya.

Direktur RSUD H. Andi Sulthan Dg. Radja Bulukumba, dr. H. Rizal Ridwan Dappi, Sp.OG, yang juga menjabat Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI Bulukumba, mengungkapkan bahwa tingginya keterlibatan pendonor pemula menjadi salah satu hal positif dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, antusiasme pegawai rumah sakit cukup baik. Sekitar 90 persen pendonor hari ini merupakan pendonor pertama. Ke depan, kami berharap partisipasi semakin meningkat, termasuk dari tenaga kesehatan yang belum memenuhi jadwal donor karena belum mencapai interval waktu yang dipersyaratkan,” ujarnya.

Menurutnya, partisipasi masyarakat perlu terus didorong agar ketersediaan darah dapat terjaga. Namun, setiap proses donor tetap harus mengikuti pemeriksaan kesehatan dan interval waktu yang aman sesuai ketentuan medis.

Ketua Dewan Kehormatan PMI Apresiasi Para Pendonor

Kegiatan ini turut disaksikan Ketua TP PKK Kabupaten Bulukumba sekaligus Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Bulukumba, Hj. Andi Harfida Attas, bersama Direktur RSUD, jajaran pengurus PMI, serta manajemen rumah sakit.

Hj. Andi Harfida Attas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pendonor yang telah meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut. Ia juga menyapa peserta secara langsung dan memberikan motivasi agar masyarakat terus menumbuhkan kepedulian melalui donor darah secara rutin, selama memenuhi persyaratan medis.

Donor darah, menurut pesan kemanusiaan yang diusung dalam kegiatan ini, bukan hanya tentang memberikan sebagian dari diri sendiri, tetapi juga tentang membuka kesempatan bagi orang lain untuk kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Darah yang terkumpul dapat menjadi bagian penting dari penanganan pasien dalam kondisi darurat, pasien yang menjalani operasi, maupun mereka yang membutuhkan transfusi selama proses pengobatan.

Aksi Kemanusiaan Berlanjut ke Tiga Lokasi

Semangat berbagi dalam rangka Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan ini tidak berhenti di RSUD H. Andi Sulthan Dg. Radja Bulukumba. Rangkaian kegiatan donor darah dijadwalkan berlanjut pada 17–21 Oktober 2026 di sejumlah lokasi lain, yakni RS Ibu dan Anak Yasira Bulukumba, RSUD H. Andi Makarodda, serta Kampus STIKES Panrita Husada Bulukumba.

Perluasan lokasi tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak calon pendonor, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta memperkuat ketersediaan stok darah di Kabupaten Bulukumba.

Kolaborasi rumah sakit dan PMI ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya tentang pengobatan di ruang perawatan, melainkan juga tentang membangun solidaritas dan kepedulian sebelum seseorang membutuhkan pertolongan.

Momentum Hari Jadi Sulsel, Momentum Menyelamatkan Sesama

Peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan tidak sekadar menjadi perayaan perjalanan daerah, tetapi juga kesempatan untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Keberhasilan mengumpulkan 67 kantong darah menjadi bukti konkret bahwa aksi sederhana, ketika dilakukan bersama-sama, dapat memberikan kontribusi berarti bagi pelayanan kesehatan.

RSUD H. Andi Sulthan Dg. Radja Bulukumba bersama PMI Kabupaten Bulukumba berharap semangat donor darah terus tumbuh dan menjadi budaya kepedulian di tengah masyarakat.

Sebab, bagi pendonor, darah yang diberikan mungkin hanya sebagian kecil dari waktu dan tenaga yang disumbangkan. Namun, bagi pasien yang membutuhkan, bantuan itu dapat menjadi kesempatan berharga untuk melanjutkan perjuangan hidup.

Setetes Darah, Sejuta Harapan, Bergerak Bersama, Menolong Sesama.

BINTANG BAYANGKARA INDONESIA

Mengabarkan Fakta, Mengangkat Kemanusiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *