Wawali Kota Sukabumi Bobby Maulana Apresiasi Tim Rechecking Lomba Perpustakaan

Share

SUKABUMI, Binkari – Di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap menggerus budaya membaca, Perpustakaan Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, justru tampil sebagai oase pengetahuan yang menyalakan harapan. Rabu (29/7/2026), perpustakaan tersebut menerima kunjungan Tim Rechecking Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.

Kedatangan Sekretaris Dinas Perpustakaan Provinsi Jawa Barat bersama tim juri disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, yang didampingi Sekretaris Daerah Andang Cahyadi, Camat Lembursitu, Lurah Cikundul, jajaran Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kota Sukabumi, serta sejumlah tamu undangan.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. Di balik proses penilaian tersebut tersimpan sebuah pertaruhan besar tentang bagaimana budaya literasi dibangun dari tingkat akar rumput. Perpustakaan tidak lagi dipandang sebagai gudang buku yang sunyi, melainkan sebagai pusat pembelajaran, ruang kreativitas, dan jantung peradaban masyarakat.

Dalam suasana penuh optimisme, Tim Juri melakukan verifikasi lapangan terhadap berbagai inovasi, program literasi, serta keterlibatan masyarakat yang telah dijalankan oleh Perpustakaan Kelurahan Cikundul. Penilaian mencakup pengelolaan perpustakaan, pelayanan kepada masyarakat, pengembangan koleksi, hingga kontribusi nyata dalam meningkatkan minat baca warga.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang telah menjadikan perpustakaan sebagai ruang hidup bagi masyarakat. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan membangun sumber daya manusia yang cerdas dan berkarakter.

Perpustakaan Cikundul dinilai telah membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari ruang sederhana yang dipenuhi buku-buku dan semangat belajar. Di tempat inilah anak-anak menumbuhkan mimpi, generasi muda memperluas wawasan, dan masyarakat menemukan jalan menuju masa depan yang lebih baik.

Rechecking tingkat provinsi ini menjadi bukti bahwa literasi bukan sekadar program, melainkan gerakan peradaban. Sebab bangsa yang besar tidak hanya dibangun oleh megahnya gedung dan kokohnya infrastruktur, tetapi juga oleh masyarakat yang gemar membaca, berpikir kritis, dan mencintai ilmu pengetahuan.

Di Kelurahan Cikundul, rak-rak buku itu hari ini tidak sekadar menyimpan pengetahuan. Ia sedang menyalakan obor masa depan, menerangi jalan menuju masyarakat yang lebih cerdas, berdaya saing, dan bermartabat.

Edward

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *