Harganas ke-33, Tim Pendamping Keluarga Petta Barat Menjaga Generasi Sejak Dalam Kandungan

Share

 

 

SANGIHE, Binkari — Bangsa yang kuat tidak dibangun ketika anak telah dewasa. Ia dibentuk sejak denyut jantung pertama bergetar di dalam rahim seorang ibu. Dari sanalah masa depan dimulai, dan dari sanalah kepedulian harus hadir.

Memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026, Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kampung Petta Barat yang dipimpin oleh Fatmawati Madonsa menggelar Gerakan Edukasi dan Pendampingan Inti Keluarga dengan menyasar ibu hamil dan ibu pasca salin sebagai fokus utama.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial. Di balik setiap kunjungan, tersimpan ikhtiar untuk memastikan setiap ibu memperoleh pendampingan, edukasi, serta perhatian yang memadai agar mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman stunting.

Dalam pendampingan tersebut, para ibu diberikan edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin, pemenuhan gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif, perawatan bayi baru lahir, hingga pentingnya dukungan keluarga dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

Fatmawati Madonsa menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, pendampingan kepada ibu hamil dan ibu pasca salin menjadi langkah nyata untuk memastikan setiap anak Indonesia memiliki awal kehidupan yang terbaik.

“Harganas mengingatkan kita bahwa keluarga adalah sekolah pertama bagi kehidupan. Ketika seorang ibu sehat dan didampingi dengan baik, maka harapan akan lahirnya generasi yang berkualitas semakin besar,” ujarnya.

Melalui gerakan ini, Tim Pendamping Keluarga Kampung Petta Barat berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan ibu dan anak semakin meningkat. Sebab, membangun Indonesia Emas tidak dimulai dari gedung-gedung megah, melainkan dari rumah-rumah sederhana yang dipenuhi kasih sayang, kepedulian, dan keluarga yang saling menguatkan.

Di Hari Keluarga Nasional ke-33 ini, Petta Barat kembali mengirimkan pesan sederhana namun bermakna. Menjaga seorang ibu berarti menjaga masa depan, dan merawat sebuah keluarga berarti sedang membangun bangsa.

⭐️

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *