Pemkab Kepulauan Sangihe Gelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hardiknas 2026

Share

SANGIHE⚡Binkari — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah sekaligus Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Lapangan Santiago, Rumah Jabatan Bupati, Senin (4/5/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, serta dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, mulai dari Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ia menekankan pentingnya penguatan sektor pendidikan serta evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja ASN.

“ASN memiliki peran strategis dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas. Oleh karena itu, komitmen, integritas, dan profesionalisme harus menjadi landasan utama dalam membangun kepercayaan masyarakat,” ujar Tendris.

Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi daerah kepulauan seperti Sangihe, khususnya dalam hal pemerataan pembangunan. Menurutnya, otonomi daerah harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil dan terluar.

Mengusung tema Hari Otonomi Daerah 2026, “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asa Cita”, pemerintah daerah didorong untuk mempercepat pembangunan melalui penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penerapan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Selain itu, Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional. Hal tersebut meliputi reformasi birokrasi berbasis kinerja, peningkatan kemandirian fiskal daerah, serta penguatan kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, momentum Hari Pendidikan Nasional turut dimanfaatkan untuk menegaskan peran pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Ia mengakui masih adanya berbagai tantangan di sektor pendidikan, seperti keterbatasan akses di wilayah terpencil, ketimpangan sarana dan prasarana, serta perlunya peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk memastikan tidak ada anak di Sangihe yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan. Upaya pemerataan akses, peningkatan kualitas pembelajaran, serta digitalisasi pendidikan akan terus didorong, terutama di wilayah kepulauan.

Selain sektor pendidikan, perhatian terhadap kesejahteraan guru juga menjadi prioritas. Guru dinilai memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi unggul.

Memasuki hari kedua masa pemerintahan, Tendris turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas dedikasi dan kerja keras dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe akan segera menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 118 kampung. Seluruh jajaran diminta untuk mendukung pelaksanaan Pilkades agar berjalan tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menutup arahannya, Tendris juga mengajak kepada seluruh ASN untuk terus menjaga semangat pengabdian dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

“Setiap kontribusi yang kita berikan, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi kemajuan daerah. Ini menjadi bukti bahwa kita terus bergerak membangun Sangihe yang lebih baik,” pungkasnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Otonomi Daerah dan Hari Pendidikan Nasional 2026, seraya mengajak seluruh ASN untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

Yosua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *