
TAHUNA, Binkari — Keluhan masyarakat seringkali hanya berhenti di meja laporan. Didengar, dicatat, lalu menguap tanpa jejak. Namun kali ini, cerita itu dipatahkan.
Polsek Tahuna memilih jalan berbeda yaitu bergerak cepat, tanpa banyak seremoni.
Dipimpin langsung oleh Kapolsek, IPTU Chergli Sarite, S.Pd, respons terhadap aduan warga tidak dibiarkan berlarut. Laporan yang masuk bukan sekadar angka dalam buku administrasi, tetapi dianggap sebagai alarm yang harus segera dijawab dengan tindakan nyata.

Tanpa menunggu tekanan publik membesar, jajaran Polsek Tahuna turun ke lapangan. Mereka memastikan bahwa keluhan masyarakat tidak berubah menjadi kekecewaan kolektif yang berulang.
Langkah cepat ini menjadi penanda penting yaitu kehadiran polisi bukan hanya simbol keamanan, tetapi juga jawaban atas keresahan warga.
Di tengah sorotan terhadap lambannya respons sebagian aparat di berbagai tempat, sikap yang ditunjukkan Polsek Tahuna justru memberi kontras. Tegas, terukur, dan tidak bertele-tele.

IPTU Sarite memahami satu hal mendasar. Kepercayaan publik tidak dibangun lewat janji, melainkan melalui aksi.
Masyarakat pun merasakan langsung dampaknya. Keluhan yang sebelumnya menggantung kini menemukan ujung penyelesaian. Tidak sempurna, tetapi bergerak. Dan dalam pelayanan publik, bergerak lebih baik daripada diam.
Polsek Tahuna telah memberi contoh sederhana namun penting. Ketika rakyat bersuara, negara harus hadir. Cepat, tepat, dan tanpa alasan.
Asril

