
Tiwoho, Minahasa Utara, Binkari – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Sulawesi Utara melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke Desa Tiwoho, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (27/05/2026).
Di tengah suasana libur hari besar keagamaan, FKDM Sulut tetap hadir untuk mendengar langsung berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Felix H. Mantiri, SE selaku Penjabat Hukum Tua Desa Tiwoho yang juga menjabat Wakil Ketua IV Bidang Humas dan Media Sosial DPD Desa Bersatu Provinsi Sulawesi Utara.
Kunjungan Ketua FKDM Sulut, Stevi Sumampouw, menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap Pemerintah Desa serta masyarakat Tiwoho melalui Penjabat Hukum Tua Felix H. Mantiri, SE.
Dalam kegiatan tersebut, FKDM Sulut melakukan sejumlah peninjauan lapangan, di antaranya:
Peninjauan Infrastruktur Jalan Alternatif.
Tim FKDM meninjau kondisi jalan alternatif di wilayah Jaga I, tepatnya ruas dermaga wisata menuju Kampung Jaga IV. Jalan tersebut mengalami kerusakan dan dinilai menghambat akses masyarakat serta pengembangan sektor wisata desa.
Mitigasi Bencana Pesisir
FKDM juga memantau kondisi pesisir Desa Tiwoho yang membutuhkan pembangunan talut penahan ombak guna melindungi aset desa dan permukiman warga dari ancaman abrasi dan gelombang tinggi.
Pemantauan Program Pencegahan Stunting
Selain infrastruktur, tim turut memantau pelaksanaan program pencegahan stunting untuk memastikan intervensi pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan mengumpulkan data faktual serta aspirasi masyarakat sebagai bahan rekomendasi FKDM Sulut kepada Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Utara dan Forkopimda. Hasil peninjauan nantinya akan menjadi masukan bagi tindak lanjut oleh OPD terkait, khususnya Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, dan BPBD.
“Kehadiran FKDM Sulut di desa ini untuk mempertegas komitmen kami agar terus hadir di tengah masyarakat, memastikan keamanan, ketenteraman, dan kelancaran program pembangunan desa, terutama jalan alternatif yang rusak dan sudah lama tidak tersentuh pembangunan,” ujar Sumampouw.
Dalam peninjauan tersebut, Ketua FKDM Sulut juga menegaskan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti proposal dari Penjabat Hukum Tua Tiwoho kepada Dinas PUPR Minahasa Utara terkait pembangunan jalan alternatif aspal lapen dan jalan orong paving block.
Proposal tersebut sebelumnya telah diinformasikan kepada Wakil Gubernur Sulawesi Utara serta Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, SE., MAP., MM., M.Si., dan kini telah disampaikan kepada Kepala Dinas PUPR Minahasa Utara.
Selain itu, Sumampouw turut meninjau lokasi rencana pembangunan jalan alternatif aspal lapen sepanjang 624 meter dan rencana pembangunan gedung KDMP Tiwoho di sekitar area dermaga wisata Tiwoho sebagai bentuk dukungan terhadap pemanfaatan aset desa di wilayah pesisir.
Atas nama Pemerintah dan masyarakat Desa Tiwoho, Felix H. Mantiri didampingi Sekretaris Desa Herlina Dalinti serta Kepala Jaga II Amin Ajis Lohor menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Ketua FKDM Sulut.
“Kunjungan ini menjadi bukti kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH., MH., serta Bupati Minahasa Utara terhadap masyarakat Desa Tiwoho,” tutup Mantiri.
SUNNY

