‎

Siti Sjarah Gabriel, S.Pd: Dari Rp50 Juta Menjadi Rp300 Juta, BUMDes Peta Barat Sumbang PADes

Share

SANGIHE, BINKARI – Berawal dari modal sekitar Rp50 juta, Koperasi Simpan Pinjam yang dikelola melalui BUMDes Peta Barat, Kabupaten Kepulauan Sangihe, terus berkembang hingga mencapai kurang lebih Rp300 juta. Sebuah perjalanan yang membuktikan bahwa ketekunan, kesabaran, dan ketelitian mampu mengubah modal sederhana menjadi kekuatan ekonomi desa.

Di balik perkembangan tersebut, ada kerja keras pengelola yang menjaga roda usaha tetap berputar. Bukan sekadar mengelola uang, mereka merawat kepercayaan dan membangun harapan agar usaha desa mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di bawah pengawasan Siti Sjarah Gabriel, S.Pd., saat menjabat Wawulao (Kepala Desa) Peta Barat, BUMDes berkembang dan mulai memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes). Sebagian hasil usaha dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan desa, sementara kesejahteraan pengurus turut menjadi perhatian sehingga semangat kerja tetap terjaga.

BUMDes Peta Barat menjadi gambaran bahwa kemandirian desa tidak lahir dari besarnya modal semata, melainkan dari kesungguhan mengelola setiap rupiah dengan penuh tanggung jawab.

Dari puluhan juta menjadi ratusan juta, perjalanan ini menghadirkan pesan penting: desa tidak harus terus menunggu bantuan dari luar jika mampu membangun kekuatan ekonomi dari dalam.

Namun, keberhasilan usaha desa juga menuntut transparansi, pencatatan keuangan yang tertib, serta pengelolaan yang akuntabel agar pertumbuhan modal, pembagian hasil, dan kontribusi terhadap PADes dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Pada akhirnya, BUMDes bukan sekadar badan usaha. Ia adalah harapan yang tumbuh dari desa, dikelola oleh tangan-tangan yang tekun, dan seharusnya kembali untuk kesejahteraan masyarakat.

Peta Barat telah menunjukkan sebuah langkah. Tantangan berikutnya adalah menjaga kepercayaan, memperkuat usaha, dan memastikan bahwa setiap hasil yang diperoleh benar-benar membawa manfaat bagi desa.

Asril

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *