
BIAK NUMFOR, Binkari – Pemerintah Provinsi Papua menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Bandar Antariksa Nasional di Kabupaten Biak Numfor sebagai langkah strategis untuk mendorong kemajuan riset, teknologi, dan inovasi serta memperkuat peran Papua dalam pengembangan sektor keantariksaan nasional.
Dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Pemerintah Provinsi Papua, dan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terkait perencanaan dan pembangunan Bandar Antariksa di Biak Numfor, Sabtu (13/6).
Wakil Gubernur Papua Aryoko A.F. Rumaropen yang mewakili Gubernur Papua mengatakan pembangunan bandar antariksa merupakan peluang strategis bagi Papua untuk terlibat langsung dalam pengembangan teknologi nasional sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
“Keberadaan bandar antariksa di Biak tidak hanya mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga membuka peluang investasi, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Papua,” kata Aryoko.
Menurut dia, Kabupaten Biak Numfor memiliki posisi geografis yang strategis dan menjadi salah satu lokasi potensial untuk mendukung aktivitas keantariksaan Indonesia di masa depan.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BRIN menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan bandar antariksa yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Pemerintah Provinsi Papua berharap proyek strategis nasional tersebut dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi, memperluas peluang investasi, serta mempercepat pengembangan sumber daya manusia di Tanah Papua.
Pembangunan Bandar Antariksa Nasional di Biak Numfor juga diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi antariksa sekaligus membuka ruang bagi keterlibatan generasi muda Papua dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika. (Sem)

