
BANTAENG, Sulsel⚡Binkari – Kantor Pertanahan Kabupaten Bantaeng terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan publik dengan memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Bantaeng, khususnya di sektor pertanahan dan perpajakan daerah.
Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah integrasi Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP). Program ini diyakini menjadi terobosan penting dalam mendukung kemudahan berusaha sekaligus meningkatkan akurasi data administrasi di daerah.
Dalam rangka mematangkan implementasi program tersebut, pada Senin, 5 April 2026, Kantor Pertanahan Kabupaten Bantaeng bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bantaeng mengikuti rapat koordinasi secara daring yang diselenggarakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Rapat ini membahas secara mendalam teknis integrasi NIB dan NOP, termasuk strategi sinkronisasi data lintas sektor. Menariknya, kegiatan tersebut juga menghadirkan studi kasus sukses dari Kota Tangerang Selatan yang telah lebih dahulu mengimplementasikan integrasi ini dengan hasil yang signifikan.

Melalui forum tersebut, jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Bantaeng mendapatkan pemahaman komprehensif terkait tahapan pelaksanaan, mulai dari pengelolaan data hingga optimalisasi sistem pelayanan.
Integrasi ini diharapkan mampu menghadirkan berbagai manfaat, seperti peningkatan akurasi data, percepatan proses layanan, hingga kemudahan akses bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Ke depan, Kantor Pertanahan Kabupaten Bantaeng menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng demi merealisasikan program ini secara optimal.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pertanahan dan perpajakan yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi di Kabupaten Bantaeng.
Dengan persiapan yang semakin matang, Bantaeng kini bersiap menjadi salah satu daerah yang adaptif terhadap transformasi digital layanan publik, sekaligus memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.
Bang Jul

