Gubernur Fakhiri di HUT Ke-23 Keerom: Iman dan Persatuan Kunci Kemajuan Daerah Tapal Batas

Share

KEEROM, PAPUA, Binkari — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Keerom yang jatuh pada 12 April 2026 menjadi momentum penting untuk refleksi sekaligus meneguhkan arah pembangunan daerah di kawasan perbatasan negara. Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan bahwa perjalanan Keerom selama lebih dari dua dekade ini bukan sekadar tentang pencapaian fisik, melainkan ujian ketangguhan iman dan kebersamaan warganya.

Mengusung tema besar peringatan “Takut Akan Tuhan, Membawa Keerom Hebat”, Gubernur Fakhiri menilai pesan tersebut memiliki makna spiritual dan sosial yang sangat mendalam bagi masyarakat setempat.

“Dua puluh tiga tahun perjalanan Keerom adalah perjalanan iman, kerja keras, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” ujar Fakhiri dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).

Menurut Fakhiri, tolok ukur kemajuan sebuah daerah tidak hanya dilihat dari megahnya pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, kemajuan sejati harus dilandasi oleh nilai-nilai spiritual, integritas (kejujuran), serta kukuhnya persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.

Lebih lanjut, Gubernur memuji dan mengingatkan pentingnya memegang teguh filosofi kearifan lokal. Ia menggemakan semangat “Tamne Yisan Kefase” sebagai seruan bagi seluruh warga untuk terus bersatu dan bersepakat memajukan Keerom. Selain itu, nilai luhur “Kwembo Kentkei Girgura Kensuwri” turut digaungkan sebagai pengingat akan tanggung jawab hakiki manusia dalam merawat dan mengelola tanah anugerah Tuhan dengan sebaik-baiknya.

Mengenai posisi geografis Keerom, Fakhiri menyebut wilayah ini memiliki peran yang sangat strategis. Keerom bukan sekadar daerah pinggiran, melainkan beranda depan negara yang menjadi simbol ketahanan dan kedaulatan bangsa.

“Keerom mungkin secara geografis berada di tapal batas negara, tetapi semangat untuk membangunnya harus selalu berada di garis terdepan,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Matius D. Fakhiri menaruh harapan besar agar Kabupaten Keerom terus tumbuh menjadi daerah yang kuat, berdaya saing tinggi, mandiri, dan senantiasa berakar pada nilai iman.

“Jayalah negeriku Keerom, negeri tapal batas. Tuhan memberkati Keerom, Tuhan memberkati kita semua,” pungkas Gubernur. (Sem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *