‎

Daud Yordan Taklukkan Ador Torres di Pontianak, Akui Performa Baru 50 Persen dan Dapat Hadiah Rp1 Miliar

Share

PONTIANAK – KALIMANTAN BARAT – BINKARI – Petinju kebanggaan Kalimantan Barat, Daud Yordan, berhasil mencatatkan kemenangan atas petinju asal Filipina, Ador Torres, dalam ajang Back to Champion 2026 yang berlangsung di GOR Terpadu Pontianak, Sabtu (10/10/2026) malam.

Bertarung selama delapan ronde, petinju berjuluk The Boxing Senator itu sukses mengungguli lawannya melalui keputusan angka sekaligus memastikan sabuk Asian Boxing Federation (ABF) Diamond menjadi miliknya.

Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Daud Yordan yang kembali naik ring setelah cukup lama tidak menjalani pertandingan profesional.

Meski berhasil meraih kemenangan, Daud mengakui bahwa penampilannya belum sepenuhnya mencapai kondisi terbaik. Ia menyebut performa yang ditunjukkan dalam pertandingan tersebut baru berada di kisaran 50 persen dari kemampuan maksimalnya.

Pengakuan itu menunjukkan bahwa Daud masih melihat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Daud Yordan: Kemenangan Kalimantan Barat dan Indonesia, Usai pertandingan, Daud Yordan menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap perjalanan kariernya di dunia tinju profesional.

Secara khusus, ia menyampaikan apresiasi kepada tokoh nasional asal Kalimantan Barat, Oesman Sapta Odang, serta Raja Sapta Oktohari yang telah memberikan dukungan besar terhadap kariernya.

“Terima kasih kepada ayahanda saya, Oesman Sapta Odang, tokoh nasional dan Kalimantan Barat. Juga kepada Raja Sapta Oktohari, karena beliau saya sampai berada di sini,” ujar Daud.

Daud menegaskan bahwa keberhasilannya mengalahkan Ador Torres bukan hanya pencapaian pribadi, melainkan juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Barat dan Indonesia.

“Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi kemenangan Kalimantan Barat dan Indonesia,” tegasnya.

Menang di Kampung Halaman, Daud Dapat Hadiah Rp1 Miliar, Kemenangan Daud Yordan turut mendapat apresiasi dari tokoh nasional Oesman Sapta Odang berupa hadiah sebesar Rp1 miliar.

Hadiah tersebut disampaikan melalui Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang hadir menyaksikan pertandingan.

“Sesuai amanah orang tua kita, H. Oesman Sapta Odang, atas kemenangan Daud Yordan, beliau mengamanahkan kepada saya untuk memberikan Rp1 miliar,” ujar Ria Norsan.

Apresiasi tersebut menjadi salah satu momen istimewa dalam penyelenggaraan Back to Champion 2026 yang menghadirkan sejumlah petinju profesional dari Indonesia dan luar negeri.

Keberhasilan Daud kembali meraih kemenangan di hadapan masyarakat Kalimantan Barat juga memperlihatkan bahwa dirinya masih memiliki ambisi besar untuk melanjutkan kiprah di dunia tinju internasional.

Raja Sapta Oktohari Harapkan Lahir Daud Yordan Berikutnya,Sementara itu, Raja Sapta Oktohari turut menyampaikan rasa bangganya terhadap pencapaian Daud Yordan.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi sekaligus membuka jalan bagi lahirnya petinju-petinju potensial dari Kalimantan Barat.

“Daud menunjukkan putra Kalimantan Barat yang membanggakan Indonesia. Kita menunggu Daud Yordan lainnya dari Kalimantan Barat,” ujarnya.

Harapan tersebut sejalan dengan upaya pengembangan dan regenerasi atlet tinju profesional melalui berbagai ajang pertandingan.

Chief Executive Officer (CEO) Daud Yordan Promotions, Alex Kristian, sebelumnya juga menekankan pentingnya memberikan ruang dan kesempatan kepada petinju muda, khususnya dari daerah, untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Melalui penyelenggaraan pertandingan profesional, para atlet diharapkan mendapatkan pengalaman dan kesempatan mengembangkan karier hingga tingkat internasional.

Leonardo Yordan Juga Raih Kemenangan KO

Kemenangan petinju Indonesia dalam ajang Back to Champion 2026 juga diraih Leonardo Yordan, keponakan Daud Yordan.

Leonardo sukses mengalahkan petinju asal Thailand, Chakkit Ratchakhot, melalui kemenangan knockout (KO) pada ronde ketiga.

Hasil tersebut menambah catatan positif bagi petinju Indonesia yang tampil dalam rangkaian pertandingan di Pontianak.

Keberhasilan Daud dan Leonardo Yordan menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga tinju di Kalimantan Barat, sekaligus diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi baru petinju profesional yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

 

Sumber : Investigas

Red : Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *