Cegah Tawuran AntarPelajar, Kapolsek Tikala Turun Langsung Ke SMKN 2 Manado “Jauhi Tawuran Jaga Masa Depan Kalian”

Share

MANADO, BINKARI – Upaya mencegah aksi tawuran antar pelajar terus dilakukan jajaran Polsek Tikala. Kali ini, Kapolsek Tikala IPTU STENLY TAWALUJAN, S.Pd turun langsung menjadi pembina upacara rutin di SMK Negeri 2 Manado, Senin (10/8/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WITA tersebut digelar di halaman SMK Negeri 2 Manado, Kelurahan Taas Lingkungan V, Kecamatan Tikala. Sedikitnya 600 siswa bersama kepala sekolah, guru, staf serta personel Polsek Tikala mengikuti kegiatan tersebut.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala SMK Negeri 2 Manado TINEKE LESAR, S.Pd, Kanit Binmas Polsek Tikala AIPTU BASRI PAPUTUNGAN, Kanit Intelkam AIPDA MELKY WARBUNG, para guru dan staf serta ratusan siswa.

Dalam amanatnya, Kapolsek Tikala menegaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian bukan sekadar menghadiri upacara, tetapi juga untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas sekaligus mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam berbagai bentuk kenakalan remaja dan pelanggaran hukum.

Kapolsek mengingatkan para siswa untuk tetap memegang teguh lima janji atau ikrar murid, menjaga karakter, menghormati orang tua serta fokus mengejar pendidikan demi masa depan.

“Jangan sampai kegiatan yang hanya sesaat justru merusak nama sekolah dan menghancurkan cita-cita kalian,” pesan Kapolsek kepada para siswa.

IPTU Stenly juga menyoroti fenomena tawuran atau perkelahian antar pelajar yang belakangan terjadi. Ia meminta siswa SMK Negeri 2 Manado tidak ikut-ikutan ataupun mengambil bagian dalam aksi tawuran antar sekolah.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat mencoreng nama baik sekolah, keluarga dan lingkungan pendidikan.

Kapolsek juga memberikan perhatian khusus terhadap penggunaan kendaraan bermotor oleh para pelajar. Siswa diimbau untuk tidak menggunakan knalpot brong serta tidak berboncengan lebih dari satu orang karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Lebih tegas lagi, Kapolsek mengingatkan agar para siswa tidak membawa senjata tajam maupun panah wayer.

“Apabila ditemukan ada anak sekolah yang membawa senjata tajam atau panah wayer, kami akan memberikan tindakan tegas dan terukur sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Polsek Tikala juga akan meningkatkan kegiatan patroli, khususnya pada saat jam pulang sekolah. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisir potensi terjadinya tawuran susulan maupun gangguan Kamtibmas lainnya.

“Mulai sebentar kami akan melaksanakan patroli pada saat jam pulang sekolah. Semua penekanan yang kami sampaikan ini untuk meminimalisir terjadinya kejadian tawuran susulan,” ujar Kapolsek.

Kegiatan upacara rutin tersebut berakhir sekitar pukul 08.00 WITA dalam keadaan aman dan kondusif, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.

Sementara itu, Unit Intelkam Polsek Tikala turut melakukan monitoring dan dokumentasi kegiatan serta menyusun laporan sebagai bagian dari pemantauan situasi Kamtibmas di lingkungan sekolah.

Kehadiran Kapolsek Tikala di SMKN 2 Manado menjadi salah satu langkah preventif kepolisian untuk merangkul pelajar, mencegah tawuran sejak dini, sekaligus memastikan lingkungan sekolah tetap aman, tertib dan kondusif.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *