
SANGIHE, BINKARI — Di tengah dinamika perbedaan pilihan politik menjelang Pemilihan Kapitalaung, pesan persatuan kembali menggema. Calon Kapitalaung Nanedakele Kecamatan Nusa tabukan, Sry Manderes mengajak seluruh masyarakat Nanedakele untuk tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk merenggangkan tali persaudaraan.
Menurutnya, kontestasi politik di tingkat kampung hanyalah bagian kecil dari perjalanan kehidupan. Setelah pesta demokrasi usai, masyarakat tetap akan hidup berdampingan sebagai satu keluarga dan satu komunitas.
“Mari utamakan persatuan di tengah perbedaan pilihan politik. Pilkades hanya sesaat, persaudaraan harus dijaga selamanya,” pesan Sry Manderes yang juga ponakan dari pengusaha sukses di lendongan Tinakareng, Ci Una.
Ia juga mengajak seluruh pendukung dan masyarakat untuk tetap menjaga semangat, kedamaian, serta kebersamaan demi satu tujuan yang lebih mulia, yakni membangun kampung dan menjaga kehidupan masyarakat agar tetap harmonis.
Baginya, setiap perjuangan harus dijalani dengan usaha dan doa. Manusia boleh menyusun rencana, bekerja keras, dan memperjuangkan harapan, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan Tuhan.
“Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berdoa. Selebihnya, biarlah Tuhan yang menentukan,” ujar Sry, pernah guru di salah satu sekolah di Kecamatan Tabukan utara.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perbedaan pilihan politik tidak seharusnya meninggalkan luka yang berkepanjangan. Sebab ketika suara telah dihitung dan kontestasi telah berakhir, yang tersisa bukan lagi soal siapa yang menang dan siapa yang kalah, melainkan bagaimana masyarakat kembali bergandengan tangan membangun kampung.
Pilkades boleh menjadi arena memilih pemimpin. Tetapi persaudaraan jangan pernah dijadikan taruhan.
Sebab kemenangan sejati bukan hanya ketika seseorang memperoleh amanah, melainkan ketika seluruh masyarakat tetap mampu menjaga persatuan setelah pesta demokrasi usai.
Asril

