
Manado, Sulawesi Utara, Binkari – Jumat, 7 Agustus 2026 – Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Dalam ajang bergengsi North Sulawesi Investment Challenge (NSIC) 2026, Kabupaten Kepulauan Sangihe berhasil meraih Juara 1, sebuah prestasi yang menegaskan semakin kuatnya daya saing daerah perbatasan dalam mendorong pertumbuhan investasi dan pembangunan ekonomi.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, pada malam penganugerahan yang berlangsung di Kota Manado, Jumat (7/8/2026). Momen itu menjadi simbol keberhasilan kerja kolektif pemerintah daerah dalam membangun iklim investasi yang sehat, inovatif, dan berorientasi pada kemajuan masyarakat.
Di tengah persaingan ketat antar kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara, Sangihe tampil sebagai yang terbaik. Capaian ini menjadi bukti bahwa wilayah kepulauan yang berada di garis terdepan perbatasan Indonesia tidak hanya mampu bertahan menghadapi tantangan geografis, tetapi juga mampu melahirkan terobosan yang mendapat pengakuan di tingkat provinsi.
Keberhasilan meraih Juara 1 NSIC 2026 mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam meningkatkan pelayanan investasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta membuka ruang yang lebih luas bagi pertumbuhan sektor-sektor strategis, mulai dari perikanan, pariwisata, hingga pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.
Bupati Michael Thungari menerima penghargaan tersebut dengan penuh rasa syukur dan dedikasi, sembari menegaskan bahwa prestasi ini merupakan milik seluruh masyarakat Kepulauan Sangihe yang terus mendukung agenda pembangunan daerah.
Raihan Juara 1 NSIC 2026 bukan sekadar trofi dan penghargaan. Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi pesan kuat bahwa Sangihe sedang menapaki jalan menuju daerah yang semakin maju, terbuka terhadap investasi, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Ketika daerah lain masih berbicara tentang potensi, Sangihe telah membuktikannya melalui prestasi. Dari ujung utara Indonesia, sebuah pesan dikirimkan kepada dunia investasi: Sangihe siap tumbuh, siap maju, dan siap menjadi magnet pembangunan di kawasan perbatasan.”
Asril

