MANADO, BINKARI — Kepulan asap dan kobaran api sempat membuat warga di kawasan Jalan Ring Road, Kelurahan Malendeng, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, waspada pada Senin (31/8/2026) malam.
Kebakaran tersebut terjadi pada lahan yang ditumbuhi alang-alang di sekitar kompleks Jalan Ring Road, tepatnya di dekat Gereja Bait Allah. Laporan mengenai kejadian itu kemudian diterima melalui Call Center 112/110 sekitar pukul 18.54 WITA.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Tikala bergerak cepat melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi. Respons cepat dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat kebakaran lahan, khususnya yang terdapat banyak alang-alang atau vegetasi kering, berpotensi dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani.
Personel Tikala kemudian berkoordinasi dengan unsur terkait untuk menuju lokasi kejadian. Dalam penanganan tersebut turut terlibat Damkar Pemerintah Kota Manado, Lurah Malendeng serta Kepala Lingkungan (Kaling).
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 19.05 WITA. Saat personel tiba, kondisi api utama diketahui sudah berhasil dipadamkan. Namun, petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi dan terus melakukan penyiraman pada area yang sebelumnya terbakar.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik panas yang masih berpotensi menimbulkan api kembali.
Setelah tiba di TKP, jajaran Polsek Tikala langsung melakukan sejumlah tindakan kepolisian. Petugas mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pengecekan terhadap kondisi lahan yang terbakar.
Selain itu, polisi juga menghubungi pelapor guna memastikan informasi terkait kejadian serta melakukan dokumentasi terhadap situasi di lapangan.
Area kejadian turut diamankan sebagai bagian dari proses penanganan. Petugas memastikan situasi di sekitar lokasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan gangguan maupun ancaman lanjutan bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut.
Hasil penanganan di lapangan selanjutnya dilaporkan kepada Manado 1.0 sebagai bagian dari koordinasi dan pelaporan jajaran kepolisian.
Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, saat jajaran Polsek Tikala tiba, kobaran api sudah tidak terlihat seperti saat awal kejadian. Meski demikian, petugas Damkar masih melakukan penyiraman secara menyeluruh.
Hal tersebut menjadi langkah penting dalam penanganan kebakaran lahan karena kondisi alang-alang dan material kering dapat menyimpan bara yang sulit terlihat. Jika tidak benar-benar didinginkan, bara tersebut berpotensi kembali memicu api, terlebih apabila terdapat angin yang cukup kuat.
Karena itu, proses penyiraman tetap dilakukan hingga kondisi lokasi dinilai aman.
Penanganan di TKP berlangsung relatif cepat. Sekitar pukul 19.10 WITA, proses penanganan dinyatakan selesai setelah dilakukan pengecekan dan langkah-langkah pengamanan di lokasi.
Gerak cepat jajaran Polsek Tikala dalam merespons laporan kebakaran tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi antara masyarakat, kepolisian, pemerintah kelurahan dan petugas pemadam kebakaran dalam menghadapi situasi darurat.
Laporan melalui layanan 112/110 menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi mengenai kejadian yang membutuhkan respons cepat aparat dan instansi terkait.
Dalam kasus kebakaran lahan di Malendeng ini, laporan yang diterima pada pukul 18.54 WITA langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi sekitar 11 menit kemudian.
Koordinasi lintas unsur juga dilakukan sehingga ketika petugas kepolisian tiba, penanganan api telah dilakukan oleh Damkar dan proses pendinginan masih berlangsung.
Keberadaan Lurah Malendeng dan Kepala Lingkungan di lokasi turut membantu koordinasi di tingkat wilayah.
Hingga penanganan selesai sekitar pukul 19.10 WITA, kondisi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.
Api telah berhasil dipadamkan, sementara proses penyiraman dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat memicu kebakaran susulan.
Untuk sementara, kejadian tersebut tercatat sebagai kebakaran alang-alang atau lahan. Dalam laporan penanganan yang diterima, belum terdapat keterangan mengenai adanya korban jiwa maupun korban luka.
Jajaran Polsek Tikala juga telah melakukan dokumentasi terhadap kondisi TKP sebagai bagian dari laporan penanganan kejadian.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada area yang dipenuhi alang-alang dan tumbuhan kering.
Masyarakat yang melihat adanya api atau asap mencurigakan di sekitar permukiman maupun lahan terbuka diimbau segera melaporkan kepada pihak berwenang agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.
Dengan respons cepat, koordinasi lintas instansi dan laporan masyarakat, potensi kebakaran yang lebih besar dapat dicegah sebelum meluas dan membahayakan lingkungan sekitar.

