
BULUKUMBA, Binkari – 5 Oktober 2026, Persiapan menuju Tanah Suci mulai memasuki tahap penting. RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba resmi melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi Calon Jemaah Haji (CJH) Tahun 2027, Senin (5/10/2026).
Pelayanan pemeriksaan dijadwalkan berlangsung hingga 16 Oktober 2026. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan kesehatan calon jemaah sebelum menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
Bagi calon jemaah, pemeriksaan ini bukan sekadar memastikan ada atau tidaknya keluhan kesehatan. Lebih dari itu, hasil pemeriksaan menjadi bagian penting dalam melihat istithaah kesehatan, yakni kemampuan kesehatan jemaah secara fisik dan mental untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji.
RSUD Siapkan Jalur Khusus, CJH Tak Bercampur dengan Antrean Poliklinik
Untuk memberikan pelayanan yang lebih terarah, RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja menyiapkan alur khusus bagi calon jemaah haji.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba, dr. Andi Marwah, M.Tr.Adm.Kes, menjelaskan bahwa pemeriksaan CJH dipusatkan di Gedung Pusat Jantung Terpadu (PJT).
Pengaturan tersebut dilakukan agar pelayanan calon jemaah dapat berlangsung lebih tertib dan nyaman serta tidak bercampur dengan antrean pasien yang menjalani pelayanan di poliklinik.
“Pelayanan CJH kami pusatkan di Gedung Pusat Jantung Terpadu agar alurnya lebih terarah dan pelayanan dapat berjalan tertib, efektif, serta memberikan kenyamanan bagi calon jemaah,” jelas dr. Andi Marwah.
RSUD Bulukumba dalam hal ini berperan sebagai fasilitas rujukan atau pemeriksaan lanjutan dari puskesmas. Calon jemaah yang telah memperoleh rujukan kemudian melanjutkan pemeriksaan sesuai tahapan yang telah ditentukan.

Dari Pendaftaran hingga Rekam Jantung
Pemeriksaan dilakukan secara bertahap. Calon jemaah terlebih dahulu menjalani proses pendaftaran dan verifikasi, dengan membawa surat pengantar rujukan dari puskesmas serta identitas diri.
Setelah itu, calon jemaah menjalani anamnesis dan pemeriksaan fisik, termasuk penggalian riwayat kesehatan serta pemeriksaan tanda-tanda vital seperti tekanan darah, suhu tubuh, dan denyut nadi.
Tahapan berikutnya dilanjutkan dengan sejumlah pemeriksaan penunjang, di antaranya laboratorium darah lengkap, kimia darah, urine, elektrokardiogram (EKG), serta rontgen dada atau thorax.
Seluruh hasil pemeriksaan kemudian menjadi bahan bagi dokter penanggung jawab untuk menilai kondisi kesehatan calon jemaah.
Dari sinilah gambaran kondisi kesehatan CJH dapat diperoleh secara lebih menyeluruh sebagai bahan dalam proses penetapan status kelaikan atau istithaah kesehatan jemaah haji.
Sehat Sebelum Berangkat, Siap Menjalani Ibadah
Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan calon jemaah menghadapi kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji.
Dengan pemeriksaan yang dilakukan secara terstruktur, calon jemaah diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal dan melakukan persiapan yang diperlukan sebelum keberangkatan.
RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada seluruh calon jemaah haji yang menjalani pemeriksaan.
Sebab, perjalanan menuju Tanah Suci bukan hanya membutuhkan kesiapan hati dan niat ibadah, tetapi juga kesiapan fisik dan kesehatan.
Dari Bulukumba menuju Tanah Suci, pemeriksaan kesehatan menjadi langkah awal untuk memastikan calon jemaah berangkat dengan persiapan yang lebih matang sehat, siap, dan mampu menjalani rangkaian ibadah dengan sebaik-baiknya.
Abdul Rauf Bulukumba Sulselbar

