
JAYAPURA, Binkari — Dinas Pendidikan Provinsi Papua menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan anak usia dini (PAUD), termasuk memperkuat kemitraan dengan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Papua.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Marthen Medlama mengatakan Himpaudi merupakan salah satu mitra penting pemerintah dalam meletakkan dasar pendidikan bagi anak-anak Papua.
Hal tersebut disampaikan Marthen dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpaudi yang berlangsung di Hotel Grand Abe, Jayapura, Sabtu (12/9/2026).
“Himpaudi adalah salah satu mitra pemerintah. Selama ini mungkin dianggap sebagai anak-anak sehingga belum diberikan perhatian yang cukup. Untuk itu, sekarang kita beri perhatian supaya pendidikan dasar di PAUD ini bisa berjalan dengan baik,” kata Marthen.
Menurut dia, pemerintah perlu memberikan perhatian yang setara terhadap PAUD formal maupun nonformal. Meskipun memiliki perbedaan dalam penyelenggaraan, keduanya memiliki tujuan yang sama dalam membangun sumber daya manusia Papua sejak usia dini.
“Memang ada dikotomi antara PAUD nonformal dengan formal. Tetapi dua-duanya mendidik anak bangsa. Jadi sebenarnya dua-duanya harus diberikan perhatian,” ujarnya.
Marthen mengatakan sejak mendapat kepercayaan dari Gubernur Papua untuk memimpin Dinas Pendidikan, pihaknya berupaya membangun komunikasi dengan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pendidikan anak usia dini.
Komunikasi tersebut dilakukan bersama Bunda PAUD, jajaran pemerintah daerah, serta pengurus dan anggota Himpaudi Papua untuk memastikan fondasi pendidikan anak dapat dibangun secara baik dan berkelanjutan.
“Tidak mungkin ada sebuah pembangunan yang besar tanpa ada fondasi yang kuat. Fondasi anak-anak kita itu sudah diletakkan melalui Himpaudi dan Bunda PAUD yang terus kita coba dorong,” katanya.
Ia menambahkan, perhatian terhadap pendidik PAUD merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas pendidikan secara menyeluruh. Guru dan tenaga kependidikan pada jenjang tersebut dinilai memiliki peran strategis karena menjadi bagian dari garda terdepan dalam membentuk karakter dan kemampuan dasar anak.
Marthen juga menjelaskan bahwa kehadirannya dalam peringatan HUT Himpaudi ke-21 merupakan bentuk dukungan pemerintah kepada para pendidik PAUD.
karena menilai momentum peringatan HUT Himpaudi penting, ia memilih hadir untuk memberikan semangat kepada para guru dan tenaga kependidikan.
“Saya merasa ini penting. Ini momen yang sangat langka. Sebagai kepala dinas pendidikan, saya harus datang dan setidaknya hadir memberikan semangat kepada guru-guru supaya mereka tidak merasa sendiri. Pemerintah Provinsi Papua ada bersama-sama dengan mereka,” katanya.
Marthen menegaskan pendidikan merupakan salah satu program prioritas Gubernur Papua Mathius Fakhiri. Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini.
“Kita akan backup semua. Sekali lagi saya ucapkan selamat ulang tahun untuk Himpaudi yang ke-21. Tetap semangat menjadi garda terdepan,” ujar Marthen.
Sem Gombo

