TERNATE, BHINKARI — Bukan sekadar rutinitas seremonial. Polres Ternate kembali menggelar Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi seluruh personel, Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat mental, moral, integritas, dan profesionalisme anggota dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, sekaligus pelayan masyarakat.
Binrohtal dilaksanakan di tempat ibadah sesuai agama dan keyakinan masing-masing personel. Kegiatan diisi dengan ceramah keagamaan, doa bersama, pembacaan kitab suci, serta siraman rohani yang menyoroti nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab dan pelayanan yang humanis.
Di tengah tuntutan tugas kepolisian yang semakin kompleks, pembinaan mental dinilai tidak kalah penting dari kemampuan teknis. Integritas menjadi fondasi agar kewenangan yang dimiliki setiap anggota tidak keluar dari koridor etika dan profesionalisme.
Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Ternate Iptu Ekan Mukadar, menegaskan bahwa kualitas personel tidak cukup hanya diukur dari kemampuan menjalankan tugas, tetapi juga dari kekuatan mental dan spiritual.
“Profesionalisme seorang anggota Polri harus diimbangi dengan mental dan spiritual yang baik. Melalui kegiatan Binrohtal, kami berharap setiap personel memiliki integritas, disiplin, serta keikhlasan dalam menjalankan tugas sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Iptu Ekan Mukadar.
Menurutnya, tantangan kepolisian yang semakin berat menuntut anggota mampu mengendalikan diri, menjunjung tinggi etika profesi dan menjaga moral dalam setiap pelaksanaan tugas.
Binrohtal pun diharapkan menjadi benteng moral bagi personel agar tidak mudah terjerumus dalam pelanggaran serta tetap menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalankan kewenangan kepolisian.
“Pembinaan rohani menjadi benteng moral bagi seluruh personel agar terhindar dari pelanggaran dan senantiasa menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Polres Ternate juga mendorong agar Binrohtal tidak berhenti sebagai kegiatan rutin mingguan. Lebih dari itu, nilai-nilai yang disampaikan harus tercermin dalam perilaku anggota ketika berhadapan langsung dengan masyarakat.
Sebab, integritas seorang polisi tidak hanya diuji di ruang kerja, tetapi juga ketika menjalankan kewenangan di lapangan. Sikap disiplin, kejujuran, pengendalian diri dan pelayanan yang humanis menjadi wajah nyata institusi Polri di mata masyarakat.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan, Polres Ternate berharap lahir personel yang tidak hanya profesional dan disiplin, tetapi juga berkarakter, berintegritas dan memiliki akhlak yang kuat.
“Dengan landasan iman, moral, dan integritas yang kuat, kami berharap setiap personel mampu memberikan pelayanan secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab sebagai wujud implementasi Polri Presisi,” pungkas Iptu Ekan Mukadar.
(Muksin)

