Papua Mulai Bangun Sekolah Rakyat, Dukung Perluasan Akses Pendidikan Bagi Keluarga Miskin

Share

Jayapura, Binkari  – Pemerintah Provinsi Papua memulai pembangunan Sekolah Rakyat di Kampung Maribu, Kabupaten Jayapura, sebagai bagian dari pelaksanaan program nasional pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Peletakan batu pertama pembangunan sekolah itu dilakukan Wakil Gubernur Papua Aryoko A.F. Rumaropen bersama Bupati Jayapura dan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Rabu, 22/7/2026. melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Papua dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Wakil Gubernur Papua Aryoko A.F. Rumaropen mengatakan Sekolah Rakyat merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memastikan setiap anak, termasuk di Papua, memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang berkualitas.

“Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bukti nyata bahwa negara hadir untuk memastikan setiap anak Papua memperoleh kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan yang berkualitas,” kata Aryoko.

Ia mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya menghadirkan fasilitas pendidikan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia Papua yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Papua juga mendorong keterlibatan putra-putri asli Papua sebagai tenaga pendidik agar proses pembelajaran selaras dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat.

Aryoko menambahkan keberhasilan penyelenggaraan Sekolah Rakyat memerlukan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha hingga perguruan tinggi.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Papua merupakan bagian dari implementasi program pemerintah yang bertujuan memperluas layanan pendidikan bagi kelompok masyarakat kurang mampu sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. Program tersebut juga sejalan dengan visi Papua CERAH (Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni) yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

Agar lebih mudah lolos Desk Nasional, ada beberapa hal yang sebaiknya ditambahkan bila datanya tersedia:

Jumlah Sekolah Rakyat yang dibangun di Papua (apakah satu atau lebih).

Nilai anggaran pembangunan.

Kapasitas siswa (berapa orang).

Target penyelesaian dan mulai operasional.

Pernyataan dari Kementerian Sosial atau Kementerian PUPR, karena keberadaan sumber dari pemerintah pusat biasanya memperkuat nilai berita nasional.

Penjelasan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program prioritas Presiden, jika narasumber memang menyampaikan hal tersebut.

Dengan tambahan data tersebut, peluang naskah untuk dipilih Desk Nasional akan lebih besar karena tidak hanya melaporkan seremoni di daerah, tetapi juga menunjukkan perkembangan implementasi program nasional.

Sem Gombo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *