Kerja Nyata, Siti Sjarah Gabriel, S.Pd, Diminta Warga Peta Barat Menakhodai Kampung Lagi

Share

SANGIHE, Binkari – Kepercayaan masyarakat tidak lahir dari janji, melainkan dari jejak pengabdian. Itulah yang kini kembali mengalir dari hati warga Kampung Petta Barat yang menginginkan Siti Sjarah Gabriel, S.Pd. kembali memimpin kampung yang pernah ia bangun dengan dedikasi dan kerja nyata.

Di tengah dinamika pembangunan desa, nama Siti Sjarah Gabriel kembali diperbincangkan sebagai sosok yang dinilai berhasil membawa perubahan pada periode kepemimpinannya. Berbagai program pembangunan yang pernah dijalankan menjadi alasan kuat bagi sebagian warga untuk kembali menaruh harapan kepadanya.

Menurut sejumlah warga, selama menjabat sebagai kepala kampung, Siti Sjarah Gabriel dikenal sebagai pemimpin yang komunikatif, terbuka menerima masukan, serta mampu menjalin koordinasi yang baik dengan masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Kami merasakan hasil pembangunannya. Beliau tidak hanya mendengar, tetapi juga berusaha mewujudkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ungkap salah seorang warga.

Tak hanya membangun infrastruktur, Siti Sjarah Gabriel juga dinilai mampu membangun hubungan yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat. Sikapnya yang mudah ditemui dan terbuka berdialog membuat warga merasa dilibatkan dalam setiap proses pembangunan kampung.

Bagi masyarakat Petta Barat, kepemimpinan bukan sekadar jabatan, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan hati. Karena itu, harapan agar Siti Sjarah Gabriel kembali menjadi nahkoda kampung muncul dari keyakinan bahwa komitmen, pengalaman, dan kedekatannya dengan masyarakat dapat menjadi modal untuk melanjutkan pembangunan yang berkesinambungan.

Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan masyarakat melalui mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin, warga berharap pembangunan Kampung Petta Barat terus berjalan, kesejahteraan meningkat, dan semangat kebersamaan tetap terjaga.

Sebab bagi warga Petta Barat, pemimpin terbaik bukanlah mereka yang paling banyak berjanji, melainkan mereka yang telah meninggalkan jejak pengabdian yang masih dikenang hingga hari ini.

Asril

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *