
SANGIHE, Binkari — Laut tak pernah memilih siapa yang berlayar di atasnya. Ia hanya menguji keberanian setiap nakhoda. Kini, di gugusan pulau yang menjadi beranda utara Indonesia, Kepulauan Sangihe menyambut seorang pemimpin baru yang ditempa bukan hanya oleh ruang rapat dan meja komando, tetapi juga oleh kerasnya medan operasi hingga misi perdamaian dunia.
AKBP Rully Robinson Polii, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil. resmi mengemban amanah sebagai Kapolres Kepulauan Sangihe, Polda Sulawesi Utara, sesuai telegram resmi Kapolri, Nomor: ST/339/IV/KEP/2026 tanggal 25 Juni 2026. Sebelumnya menjabat sebagai Kabagops Satbrimob Polda Sulawesi Tenggara.
Rekam jejaknya bukan kisah yang lahir dari kenyamanan. Ia pernah dipercaya menjalankan Misi Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah, sebuah penugasan yang hanya diberikan kepada personel terbaik bangsa. Di negeri yang lama dilanda konflik, ia belajar bahwa senjata bukan selalu jawaban, tetapi ketegasan, kemanusiaan, dan kehadiran negara adalah kunci menjaga harapan tetap hidup.
Jauh sebelum itu, AKBP Rully Robinson Polii juga pernah mengemban tugas sebagai Kasat Reskrim di Kalimantan Barat, menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum dengan ketegasan dan profesionalisme. Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinan yang matang, memahami bahwa hukum bukan sekadar pasal, melainkan benteng terakhir bagi rasa keadilan masyarakat.
Kini, estafet pengabdian itu berlabuh di Kepulauan Sangihe. Wilayah perbatasan yang menjadi wajah Indonesia di utara ini membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya mampu menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat, memperkuat sinergi dengan seluruh elemen daerah, serta memastikan hukum hadir tanpa pandang bulu.
Pergantian kepemimpinan bukan sekadar pergantian nama di papan jabatan. Ia adalah harapan baru. Harapan bahwa Polri semakin dekat dengan rakyat, semakin tegas terhadap pelaku kejahatan, namun tetap humanis dalam melayani masyarakat.
Dari Afrika hingga Sangihe, perjalanan AKBP Rully Robinson Polii menjadi bukti bahwa pengabdian seorang Bhayangkara tidak mengenal batas geografis. Ketika negara memanggil, ia hadir. Dan kini, panggilan itu bergema dari tanah perbatasan, tempat ombak dan angin menjadi saksi lahirnya babak baru pengabdian untuk masyarakat Kepulauan Sangihe.
Selanjutnya, menunggu serah terima Kapolres Sangihe, AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P, ke Kapolres baru, AKBP Rully Robinson Polii, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil.
Asril

