Yunus Wonda Bawa Harapan Baru ke Kaureh, Rumah Sakit, Jalan dan Rumah Ibadah Siap Dibangun

Share

KAUREH, Binkari – Harapan masyarakat Distrik Kaureh untuk menikmati pelayanan kesehatan yang layak dan pembangunan yang merata mulai menemukan titik terang. Bupati Jayapura Yunus Wonda menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan fasilitas kesehatan, infrastruktur strategis, serta rumah ibadah sebagai bagian dari upaya mengangkat kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Jayapura.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri ibadah syukur dan peletakan batu pertama pembangunan Gereja GIDI Jemaat Getsemani Punmalek, Wilayah Pantai Utara (Pantura), Klasis Yapsi Kaure (YAPKA), Distrik Kaureh, Kamis (4/6).

Di hadapan jemaat dan tokoh masyarakat, Yunus Wonda menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh menjadi kemewahan yang sulit dijangkau warga. Pemerintah Kabupaten Jayapura, kata dia, sedang menyiapkan langkah konkret dengan membangun fasilitas kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan mudah. Karena itu, pembangunan klinik dan Puskesmas Pembantu akan dilakukan agar warga tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk berobat,” tegas Yunus Wonda.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan rencana besar pembangunan rumah sakit representatif di wilayah Unurum Guay. Kehadiran rumah sakit tersebut nantinya diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, hingga daerah sekitarnya.

Di sektor infrastruktur, Yunus Wonda menegaskan bahwa akses jalan penghubung Kaureh, Lereh, hingga Sarmi menjadi salah satu prioritas pembangunan yang terus diperjuangkan. Pemerintah Kabupaten Jayapura saat ini aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat realisasi pembangunan ruas jalan strategis tersebut.

Menurutnya, konektivitas jalan yang baik akan membuka akses ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan mempercepat pertumbuhan kawasan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.

Dalam kesempatan yang sama, Yunus Wonda juga menunjukkan perhatian besar terhadap pembangunan kehidupan rohani masyarakat. Ia meminta para pimpinan gereja di wilayah Kaureh untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait kebutuhan pembangunan rumah ibadah.

Melalui data yang disampaikan pihak gereja, pemerintah berkomitmen memberikan dukungan secara adil dan merata bagi pembangunan rumah ibadah tanpa membedakan latar belakang agama.

“Kami ingin semua masyarakat merasakan kehadiran pemerintah. Baik gereja maupun masjid yang membutuhkan bantuan pembangunan akan kami perhatikan sesuai kemampuan daerah,” ujarnya.

Kehadiran Bupati Jayapura bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam peletakan batu pertama Gereja GIDI Jemaat Getsemani Punmalek menjadi simbol nyata dukungan pemerintah terhadap pembangunan spiritual masyarakat.

Bagi warga Kaureh, komitmen tersebut bukan sekadar janji seremonial. Pembangunan fasilitas kesehatan, rumah sakit, akses jalan, dan rumah ibadah menjadi harapan baru untuk keluar dari berbagai keterbatasan yang selama ini dirasakan.

Dengan langkah pembangunan yang mulai digerakkan dari kampung-kampung hingga pusat distrik, Pemerintah Kabupaten Jayapura mengirim pesan kuat bahwa tidak boleh ada wilayah yang tertinggal dalam pembangunan. Dari Kaureh, semangat membangun Papua yang sehat, maju, dan berkeadilan kembali digaungkan.

Sem Gombo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *