Diduga Dibunuh Rekan Kerja, Pekerja Migran Asal NTT Ditemukan Tewas Mengenaskan di Sarawak Malaysia

Share

MIRI, Binkari — Kasus pembunuhan sadis kembali mengguncang kawasan Jalan Miri-Sungai Asap, Sarawak, Malaysia. Seorang pekerja migran asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia, ditemukan tewas mengenaskan di sebuah area sungai setempat pada Senin (20/4/2026). Korban diduga kuat dihabisi secara keji oleh rekan kerjanya sendiri.

Korban diidentifikasi bernama Marsel Pole, seorang pria asal Desa Bonleu, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT. Korban diketahui bekerja di sebuah ladang pribadi di Malaysia sebagai pekerja non-prosedural atau tidak memiliki dokumen resmi (paspor).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya sendiri. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sangat mengenaskan dengan luka parah akibat hantaman senjata tajam di bagian perut, serta luka fatal di bagian kepala yang hampir putus.

Kronologi Kejadian Peristiwa berdarah ini diperkirakan terjadi pada Minggu sore (19/4/2026). Kejadian bermula saat korban, kakak korban, dan terduga pelaku pergi bersama ke kantin ladang untuk mengambil barang.

Saat hendak pulang, kakak korban memutuskan untuk kembali lebih dulu, sementara korban memilih tinggal di kantin bersama terduga pelaku dan istrinya. Namun hingga menjelang sore, korban tak kunjung kembali ke kediamannya.

Merasa gelisah, sang kakak memutuskan kembali ke kantin untuk mencari adiknya, tetapi kantin sudah dalam keadaan kosong.

Dalam proses pencarian tersebut, kakak korban bertemu dengan salah satu warga lokal setempat. Warga tersebut menginformasikan bahwa ia sempat melihat korban berjalan ke arah sungai bersama sepasang suami istri, yang tidak lain adalah pelaku dan istrinya.

Mendengar informasi tersebut, kakak korban langsung diselimuti rasa curiga dan bergegas menuju sungai.

Dugaan buruknya terbukti saat ia menemukan sang adik sudah terbujur kaku tak bernyawa di tepi sungai dengan luka robek di sekujur tubuh.

Pelaku Buron Terduga pelaku pembunuhan diidentifikasi merupakan pria yang akrab disapa Yok, yang juga berasal dari daerah Amanatun, NTT. Pasca-kejadian, Yok bersama istrinya dilaporkan langsung melarikan diri dari lokasi kerja.

Hingga saat ini, keberadaan pasang suami istri tersebut masih misterius dan dalam pelacakan.Kasus ini akhirnya mencuat ke publik setelah kakak korban memberanikan diri untuk bersuara demi mencari keadilan bagi adiknya.

Meskipun awalnya sempat didera rasa takut yang luar biasa karena status mereka yang bekerja secara ilegal tanpa paspor, ia tetap bertekad agar kasus kematian tragis adiknya ini dapat diusut tuntas oleh pihak berwajib.

Hingga berita ini diturunkan, motif di balik aksi pembunuhan kejam tersebut masih belum diketahui pasti dan masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

Syamzir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *