Tekan Biaya Pemeliharaan, Pemprov Papua Lakukan Efisiensi Pengelolaan Venue Eks PON XX

Share

JAYAPURA, Binkari  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mulai memberlakukan langkah efisiensi dalam pengelolaan sejumlah venue olahraga peninggalan PON XX. Kebijakan ini diambil guna menekan biaya pemeliharaan melalui penyesuaian operasional yang lebih tepat sasaran.

Fokus utama efisiensi ini menyasar pada sektor penggunaan energi, khususnya konsumsi listrik di berbagai fasilitas olahraga yang selama ini memakan biaya operasional cukup tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua, Laurens Wantik, mengungkapkan bahwa penyesuaian dilakukan dengan menurunkan kapasitas beban listrik di sejumlah venue. Selama ini, banyak fasilitas yang kapasitas listriknya masih menggunakan standar tinggi sebagaimana saat pelaksanaan PON berlangsung.

“Biaya listrik venue berhasil kita tekan secara signifikan setelah dilakukan penyesuaian berdasarkan kebutuhan operasional saat ini,” jelas Laurens Wantik, sebagaimana dikutip dari laman resmi Pemprov Papua, Kamis (7/5/2026).

Wantik menjelaskan, saat ini pengelolaan venue diklasifikasikan berdasarkan intensitas penggunaannya. Pembagian fungsi tersebut mencakup fasilitas untuk penyelenggaraan ajang (event), tempat latihan rutin atlet, hingga venue kategori siaga yang hanya diaktifkan sesuai kebutuhan mendesak.

Guna memperkuat pengawasan, Pemprov Papua juga mengoptimalkan peran Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sarana dan Prasarana Olahraga.

“Kami sedang menata kembali sistem pengelolaan melalui UPTD agar pengawasan dan pemeliharaan fasilitas jauh lebih optimal dan terukur,” tambahnya.

Melalui langkah strategis ini, Pemprov Papua berharap keberlanjutan pemanfaatan aset peninggalan PON XX tetap terjaga tanpa membebani keuangan daerah, sekaligus memastikan seluruh fasilitas tetap dalam kondisi prima untuk mendukung prestasi olahraga di Papua. (Sem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *