
SANGIHE⚡Binkari — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan pelayanan kesehatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara RSUD Liun Kendage dan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda), yang berlangsung di ruang rapat RSUD Liun Kendage, lantai empat, Rabu (29/4/2026).
Penandatanganan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari S.E., M.M., bersama jajaran rumah sakit, pengurus Dekopinda, serta perwakilan Koperasi Merah Putih.
Dalam kesempatannya, Bupati Sangihe, Michael Thungari, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membuka peluang usaha di lingkungan rumah sakit agar tidak dikuasai oleh satu pihak saja. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan program pemerintah pusat dalam memperkuat peran koperasi di daerah.

“Pemerintah daerah merangkul Dekopinda untuk mengelola potensi usaha secara profesional dan transparan, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Thungari.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas layanan rumah sakit. Selain itu, hasil kerja sama ini juga diyakini dapat menunjang operasional RSUD Liun Kendage yang saat ini masih terus berbenah dan melengkapi berbagai kekurangan.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur RSUD Liun Kendage, Polindeng Dalawir, bersama Ketua Koperasi Merah Putih, Aziz Maaling, serta Ketua Dekopinda. Momentum ini dinilai sebagai langkah konkret dalam membangun sinergi antara sektor kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mengintegrasikan pelayanan kesehatan dengan penguatan ekonomi kerakyatan,” tambah Thungari.
Sementara itu, Direktur RSUD Liun Kendage, dr. Polindeng Dalawir, menjelaskan bahwa Dekopinda merupakan mitra strategis yang mampu menjawab berbagai kebutuhan di lingkungan rumah sakit, khususnya dalam mendukung aktivitas usaha yang sehat dan produktif.
Ia berharap, kerja sama ini dapat membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang tanpa mengurangi kualitas produk yang ditawarkan kepada masyarakat.
“Ke depan, kami menginginkan terciptanya hubungan yang harmonis serta lingkungan usaha yang sehat, yang tidak hanya memberikan nilai ekonomi tetapi juga berdampak positif bagi semua pihak,” tutup Dalawir.
Yosua


