Diancam Lewat Pesan Suara, Satgas BAP3MI LIDIKPRO Riswan Kanro Ditantang Duel di Bintulu Sarawak

Share

BINTULU, Malaysia, Binkari – Ancaman bernuansa intimidasi menimpa, seorang kader BAP3MI LIDIKPRO yang bertugas sebagai Satgas Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Sarawak, Malaysia. Ia menerima pesan suara berisi tantangan terbuka untuk berduel dari oknum yang diduga terkait praktik percaloan di wilayah perbatasan.

Riswan menerima ancaman melalui pesan suara (audio chat) yang bernada provokatif. Dalam rekaman tersebut, pelaku menantang pertemuan fisik dengan kalimat, “Besok kita ketemu di Bintulu kalau kau berani.”

Sementara pengirim ancaman diduga merupakan oknum calo pekerja migran yang merasa terganggu oleh aktivitas pengawasan yang dilakukan korban.

Ancaman mengarah pada lokasi pertemuan di Bintulu, Sarawak Malaysia, wilayah yang dikenal sebagai salah satu titik aktivitas pekerja migran Indonesia.

Pesan ancaman diterima baru-baru ini, dengan ajakan pertemuan yang dijadwalkan pada hari berikutnya (“besok”).

Dugaan sementara, ancaman ini dipicu oleh ketidaksenangan oknum tertentu terhadap peran aktif Riswan dalam mengawal dan mengawasi isu pekerja migran, khususnya yang berkaitan dengan praktik percaloan ilegal.

Pelaku mengirimkan pesan suara langsung ke saluran komunikasi pribadi korban dengan tujuan mengintimidasi dan memancing emosi agar terjadi konfrontasi fisik.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keselamatan petugas di lapangan. Pihak terkait diharapkan meningkatkan kewaspadaan serta mengambil langkah preventif guna mencegah potensi tindakan anarkis yang dapat membahayakan aparat maupun masyarakat.

Kasus ini menjadi cermin bahwa kerja-kerja pengawasan terhadap perlindungan pekerja migran masih menghadapi tekanan dan resistensi di lapangan. Negara dituntut hadir bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pelindung yang memastikan keamanan setiap warga yang menjalankan tugasnya.

Syamzir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *