
SANGIHE⚡Binkari — Kejuaraan Terbuka Tinju Amatir Piala Bupati Kepulauan Sangihe Tahun 2026 resmi dibuka di GOR Mebara Manente, Kecamatan Tahuna, Senin (13/4/2026).
Dalam kejuaraan tersebut dibuka secara langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., serta sebanyak 337 atlet turut serta ambil bagian dalam kompetisi.
Dari jumlah tersebut, 288 atlet merupakan peserta putra dan 49 atlet putri. Para atlet berasal dari lima provinsi, yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Barat, dan Papua Barat.

Suasana pembukaan yang berlangsung sangat meriah dengan antusias tinggi dari peserta maupun masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga, Rinny Mamahit, SE, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari S.E., M.M., Ketua TP PKK Cherry Thungari Soeyoenus, Wakil Bupati Tendris Bulahari, Sekretaris TP PKK Agnes L. P. Walukow, jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD.
Perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, melalui Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga, Rinny Mamahit, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendorong kemajuan olahraga di daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menegaskan pentingnya kejuaraan ini sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Kejuaraan ini bukan sekadar ajang untuk mencari siapa yang menjadi juara, tetapi lebih dari itu merupakan bagian dari upaya kita bersama dalam membangun karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan memiliki semangat juang tinggi. Melalui olahraga, khususnya tinju, kita membentuk mental petarung yang tidak mudah menyerah serta menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Thungari.
Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki sejarah panjang dalam melahirkan atlet tinju berprestasi. Oleh karena itu, kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi titik awal kebangkitan kembali kejayaan olahraga tinju di daerah tersebut.

“Kami percaya bahwa Sangihe memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet-atlet unggulan. Dengan adanya kejuaraan ini, kita membuka ruang bagi talenta-talenta muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Harapannya, dari sini akan lahir atlet-atlet yang tidak hanya mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan olahraga melalui penyediaan fasilitas, pembinaan berkelanjutan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami akan terus berupaya memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga, baik melalui pembinaan atlet, peningkatan sarana dan prasarana, maupun kerja sama dengan berbagai stakeholder. Ini adalah investasi masa depan untuk menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing,” tegasnya.
Yosua

