
Manado, Binkari – Polda Sulawesi Utara menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan pelaksanaan Paskah Nasional Gereja-Gereja di Sulawesi Utara yang tahun ini dipusatkan di Manado pada tanggal 8 April 2026.
Sebagai tuan rumah, Sulawesi Utara khususnya Manado diperkirakan akan dipadati ribuan jemaat dan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia. Lonjakan mobilitas ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian yang telah menyiapkan skema pengamanan terpadu.
Kapolda Sulut, Roycke Harry Langie, menegaskan bahwa seluruh jajaran telah disiagakan untuk mengawal setiap rangkaian kegiatan, mulai dari pengamanan lokasi ibadah, rekayasa lalu lintas, hingga penguatan koordinasi lintas instansi.
“Seluruh personel telah kami siapkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Tak hanya mengandalkan kekuatan aparat, Kapolda juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga stabilitas keamanan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta menjaga sikap toleransi menjadi kunci suksesnya pelaksanaan kegiatan berskala nasional ini.
“Partisipasi masyarakat sangat penting. Dengan kebersamaan, kita bisa menghadirkan Paskah yang aman, damai, dan penuh makna,” tambahnya.
Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, Paskah Nasional 2026 di Manado diharapkan tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga menjadi cerminan wajah Sulawesi Utara sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kerukunan.
Komitmen Polda Sulawesi Utara untuk hadir di tengah masyarakat ditegaskan sebagai bagian dari pelayanan maksimal, demi menjamin rasa aman bagi seluruh peserta dan warga.
Sunny

