Usut Dugaan Korupsi “Orang Penting”, Vicky Katiandagho Dimutasi, Pilih Mundur dari Polri

Share

MINAHASA⚡Binkari — Langkah berani seorang anggota kepolisian, Vicky Katiandagho, dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan sejumlah pihak berpengaruh di Kabupaten Minahasa berujung pada keputusan tak biasa, dimutasi di tengah penyidikan, hingga akhirnya memilih mundur secara terhormat dari institusi Polri.

Aipda Vicky, yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Pidsus Sat Reskrim Polres Minahasa, dikenal sebagai sosok yang vokal dan berani dalam menangani perkara-perkara korupsi.

Ia mengungkapkan, mutasi dirinya ke Polres Kepulauan Talaud terjadi saat penyidikan kasus yang tengah ia tangani justru memasuki tahap krusial.

“Bidang tugas kami adalah menangani tindak pidana korupsi. Saat itu, kami sedang menangani perkara yang menjadi perhatian publik karena melibatkan orang-orang penting di Minahasa,” ujarnya.

Menurut Vicky, proses penyidikan yang ia pimpin telah berjalan cukup jauh. Sejumlah saksi telah diperiksa dan berbagai dokumen penting telah dikumpulkan sebagai alat bukti. Bahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Utara untuk menghitung potensi kerugian negara.

Namun, di tengah proses tersebut, keputusan mutasi tiba-tiba datang tanpa penjelasan yang dianggap memadai.

“Saya dimutasi saat penyidikan masih berjalan. Tidak ada alasan yang jelas disampaikan kepada saya,” ungkapnya.

Merasa janggal dengan keputusan tersebut, Vicky sempat mengajukan permohonan kepada Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri, agar mutasinya ditinjau kembali. Ia juga meminta izin untuk tetap melanjutkan penyidikan kasus yang telah ia tangani sejak awal.

“Intinya saya meminta agar mutasi tersebut ditinjau ulang dan saya diberikan kesempatan menyelesaikan penyidikan,” tambahnya.

Namun, alih-alih kembali ke posisinya semula, Vicky justru memilih langkah tegas dengan mengundurkan diri dari institusi kepolisian. Keputusan ini ia ambil sebagai bentuk sikap atas dinamika yang terjadi selama penanganan kasus tersebut.

Kepergian Vicky dari Polri memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, terutama terkait komitmen penegakan hukum terhadap kasus-kasus korupsi yang melibatkan pihak berpengaruh.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait alasan mutasi maupun kelanjutan penyidikan kasus yang sebelumnya ditangani Aipda Vicky. (⭐)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *