
JAYAPURA, Binkari – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kakanwil Kemenkum) Papua, Anthonius M. Ayorbaba, melakukan koordinasi strategis dengan Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Christian Sohilait, guna mematangkan persiapan sosialisasi Kekayaan Intelektual (KI) yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 24 Februari 2026.
Pertemuan ini menjadi langkah krusial dalam menyelaraskan visi antara pusat dan daerah untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing di Bumi Cenderawasih.
Fokus pada Akselerasi Ekonomi Kreatif
Mengusung tema “Pemberdayaan dan Promosi Kekayaan Intelektual”, kegiatan yang akan digelar di Aula Hotel Horison Kotaraja ini merupakan hasil kolaborasi antara Kanwil Kemenkum Papua dengan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Provinsi Papua.
Anthonius M. Ayorbaba menegaskan bahwa pemahaman mengenai KI adalah modal utama bagi pelaku usaha untuk naik kelas.
“Kekayaan Intelektual bukan sekadar soal merek atau hak cipta, melainkan aset hukum yang meningkatkan nilai tawar UMKM Papua di pasar nasional maupun internasional,” ujar Anthonius.
Capaian Nyata: 21 Sertifikat KI Siap Diserahkan
Kerja sama ini telah membuahkan hasil konkret. Berdasarkan hasil inventarisasi bersama Dinas terkait, sebanyak 21 permohonan pendaftaran KI telah berhasil diproses oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual melalui Kanwil Papua.
Sertifikat tersebut mencakup berbagai sektor unggulan, mulai dari kerajinan tangan khas Papua, produk kuliner daerah, hingga karya seni budaya. Penyerahan sertifikat secara simbolis direncanakan akan dilakukan langsung oleh Gubernur Provinsi Papua sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap perlindungan aset kreatif lokal.
Dukungan Penuh Pemerintah Provinsi
Plt. Sekda Papua, Christian Sohilait, menyatakan komitmen penuh Pemprov Papua dalam mendukung inisiatif ini. Menurutnya, pengembangan UMKM berbasis kekayaan intelektual adalah kunci pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
“Kami sangat mendukung setiap upaya peningkatan kapasitas pelaku usaha. Kehadiran Bapak Gubernur dalam membuka acara ini nantinya diharapkan menjadi pemantik semangat bagi komunitas kreatif dan akademisi untuk lebih bersinergi,” ungkap Christian.
Keberlanjutan Program
Menutup koordinasi tersebut, Anthonius menekankan bahwa kegiatan sosialisasi ini bukanlah akhir, melainkan awal dari pendampingan berkelanjutan. Kanwil Kemenkum Papua berkomitmen untuk terus memberikan asistensi bagi pelaku usaha dalam mendaftarkan aset mereka serta mendorong kebijakan daerah yang pro-Kekayaan Intelektual.
Diharapkan, melalui penguatan aspek legalitas ini, UMKM Papua tidak hanya terlindungi secara hukum, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi pilar ekonomi yang profesional dan kompetitif.(sem/red)

