
SENTANI, Binkari – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati, Haris Ricard S. Yocku, S.H., terus menunjukkan komitmen nyata dalam merealisasikan visi, misi, dan janji politik mereka kepada masyarakat.
Meski dihadapkan pada keterbatasan ruang fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025—yang telah ditetapkan sebelum masa jabatan mereka dimulai—keduanya memastikan bahwa program-program prioritas tetap berjalan dan berpihak pada kepentingan rakyat. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Sentani, Selasa (17/3/2026).
“Kami memastikan bahwa masyarakat tidak hanya sekadar mendengar program pemerintah, tetapi harus benar-benar merasakan manfaatnya secara langsung,” tegas Bupati Yunus Wonda.
Realisasi Janji Politik dan Sosial BudayaSejumlah agenda prioritas yang sebelumnya dijanjikan kini mulai dieksekusi. Salah satu pencapaian strategis adalah percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Grime Nawa, yang saat ini telah memasuki tahap lanjutan pasca-pembentukan tim percepatan pada awal tahun 2026.
Sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan terhadap peran krusial lembaga adat, Pemerintah Kabupaten Jayapura telah merealisasikan pemberian honorarium kepada 210 ondoafi dan kepala suku. Selain itu, pemerintah juga menghadirkan program jaring pengaman sosial berupa penyediaan bantuan peti jenazah gratis bagi warga yang membutuhkan.
Di sektor olahraga, pemerintah memberikan angin segar bagi para pecinta sepak bola dengan kembali menghidupkan klub kebanggaan daerah, Persidafon Dafonsoro, yang kini tengah dipersiapkan secara matang untuk berlaga di kompetisi Liga 4 Indonesia.
Akselerasi Pembangunan InfrastrukturDi tengah efisiensi anggaran, pembangunan infrastruktur tetap menjadi pilar utama. Pemerintah daerah telah berhasil membuka isolasi wilayah melalui pembangunan jalan ruas Demta–Muai serta pembukaan kembali akses jalan Kemtuk–Puai.
Sejumlah proyek strategis lainnya juga terus dipacu, di antaranya pembangunan fasilitas dermaga di Distrik Ebungfauw, rehabilitasi jembatan, normalisasi daerah aliran sungai, hingga peningkatan kualitas jalan-jalan lingkungan.
Perluasan akses layanan dasar tak luput dari perhatian. Pemkab Jayapura kini tengah mempercepat penyediaan fasilitas air bersih di kawasan kampung-kampung adat, serta memperkuat jaringan telekomunikasi berbasis satelit guna mendukung digitalisasi pada fasilitas pendidikan dan kesehatan di daerah pelosok.
Penguatan Layanan Kesehatan dan PendidikanUntuk memastikan pemerataan akses kesehatan, pembangunan Rumah Sakit Tipe D Pratama di wilayah Unurum Guay mulai dikerjakan. Fasilitas kesehatan tingkat pertama juga diperkuat dengan peresmian delapan unit Puskesmas Pembantu (Pustu), optimalisasi layanan Posyandu, serta distribusi armada ambulans.
Di sektor pendidikan, langkah konkret diambil melalui revitalisasi bangunan sekolah, penyediaan sarana transportasi khusus bagi pelajar di daerah terpencil, hingga peluncuran program beasiswa yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Orang Asli Papua (OAP).
Pemberdayaan Ekonomi dan Pengentasan KemiskinanPenguatan ekonomi berbasis kerakyatan menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Yunus-Haris. Langkah ini diwujudkan melalui revitalisasi pasar-pasar tradisional, pengembangan UMKM berbasis platform digital, serta penyelenggaraan berbagai pelatihan keterampilan kerja bagi tenaga kerja lokal.
Pemerintah juga menyalurkan bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan) bagi petani dan armada transportasi bagi kelompok nelayan demi mendongkrak produktivitas dan konektivitas ekonomi akar rumput. Di saat yang sama, potensi pariwisata daerah seperti Pantai Amay dan Kali Biru terus dikembangkan secara berkelanjutan. Seluruh program ekonomi ini berjalan beriringan dengan intervensi khusus untuk percepatan penurunan angka stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem.
Menjawab Tantangan ke DepanKendati berbagai program strategis telah bergulir, Pemkab Jayapura menyadari bahwa tantangan ke depan masih sangat besar. Konsistensi dalam merealisasikan program serta pengukuran dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat akan menjadi ujian utama kepemimpinan ini.
Pemerintah Kabupaten Jayapura menegaskan bahwa seluruh capaian dalam satu tahun terakhir adalah manifestasi dari upaya menghadirkan perlindungan dan pelayanan negara di tengah masyarakat, yang dibalut dalam semangat besar: “Kasih Mempersatukan Perbedaan”. (Sem)
Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura

