Polres Bantaeng Resmikan Dapur SPPG, 920 Penerima Manfaat Nikmati Program Makan Bergizi Gratis

Share

BANTAENG, Sulsel⚡Binkari – Polres Bantaeng resmi mengoperasikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Senin, 26 Januari 2026. Peresmian berlangsung di Jalan T.A Gani, Kelurahan Bonto Sunggu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.

SPPG ini menjadi bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Badan Gizi Nasional bersama Yayasan Kemala Bhayangkari, sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang pemenuhan gizi masyarakat.

Kegiatan peresmian dihadiri langsung Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.H., Ketua Kemala Bhayangkari Cabang Bantaeng Ny. Nanda Prastyantoro, Wakapolres Bantaeng Kompol Andi Ikbal, para pejabat utama Polres Bantaeng, Kapolsek Bissappu, serta pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Bantaeng.

Kapolres Bantaeng menegaskan komitmen Polri dalam mendukung penuh program pemerintah tersebut.

“Ini merupakan perwujudan komitmen Polri dalam mendukung program Bapak Presiden di bidang makan bergizi gratis,” ujarnya.
Dengan beroperasinya dapur SPPG ini, pelaksanaan program MBG di Kabupaten Bantaeng diharapkan berjalan efektif dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan status gizi masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus mendukung upaya penekanan angka stunting.

Dapur SPPG juga diharapkan menjadi pusat layanan strategis dalam pendistribusian makanan sehat dan bergizi bagi anak-anak sebagai investasi masa depan bangsa.
Data awal mencatat sebanyak 920 penerima manfaat dari berbagai sekolah, mulai dari KB, SD hingga SMP. Selain siswa, program ini juga menyasar kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang terdata di posyandu setempat.

Sementara itu, Kepala Sekolah Wahdah Islamiyah Bantaeng, Ustadz Haris, menyampaikan apresiasi atas ditunjuknya sekolah mereka sebagai salah satu penerima manfaat program MBG.
Menurutnya, program ini sangat membantu meningkatkan konsentrasi belajar siswa sekaligus menanamkan pola hidup sehat sejak dini.

“Semoga upaya kita dalam mencetak generasi emas Indonesia yang sehat dan cerdas mendapat berkah,” tuturnya. (Bang Jull)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *