Perintisan Jalan Satgas TMMD Jadi Tonggak Strategis Kebangkitan Ekonomi dan Pariwisata Bulukumba

Share

KODIM Bulukumba, Binkari — Kamis 26 februari 2026, Deru alat kerja dan semangat gotong royong menyatu di pelosok desa. Di tengah hamparan alam yang sebelumnya sulit dijangkau, Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali menorehkan langkah nyata melalui kegiatan perintisan jalan yang menjadi urat nadi baru pembangunan daerah.

Program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini bukan sekadar membuka badan jalan, tetapi membuka harapan. Akses yang sebelumnya terisolasi kini perlahan tersambung, menghadirkan peluang ekonomi baru serta membuka pintu menuju potensi wisata alam yang selama ini tersembunyi.

Perintisan jalan tersebut menjadi bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Bulukumba. Dengan terbukanya jalur penghubung antarwilayah, mobilitas masyarakat meningkat, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, dan destinasi wisata desa yang dahulu terhambat akses kini mulai dilirik sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Komandan Satgas TMMD dalam keterangannya menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar merupakan fondasi utama kemajuan desa.

“Jalan adalah akses kehidupan. Ketika akses terbuka, maka ekonomi bergerak, pendidikan mudah dijangkau, dan sektor wisata dapat berkembang. Ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi investasi masa depan masyarakat,” ujarnya.

Selama proses pengerjaan, personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu melakukan pembukaan badan jalan, perataan tanah, hingga pengerasan agar jalur dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Partisipasi aktif masyarakat menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di tengah arus modernisasi.

Lebih dari itu, perintisan jalan ini diyakini akan menjadi katalisator pengembangan sektor pariwisata lokal. Bulukumba yang dikenal memiliki kekayaan alam dan budaya, kini semakin siap memperluas titik destinasi wisata berbasis desa. Akses yang memadai akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, membuka peluang usaha mikro, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

Langkah strategis Satgas TMMD ini menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga menyentuh dimensi sosial dan ekonomi masyarakat. Jalan yang dirintis hari ini adalah simbol perubahan — dari keterisolasian menuju keterhubungan, dari keterbatasan menuju peluang.

Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, program TMMD terus menunjukkan bahwa pembangunan yang menyentuh akar rumput adalah kunci kemajuan daerah. Perintisan jalan ini bukan akhir dari pekerjaan, melainkan awal dari transformasi desa menuju kawasan yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing di sektor pariwisata.

Abdul Rauf Bulukumba Sulselbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *