PDAM Bantaeng Fokus Benahi Pipa Perkotaan dan Siapkan Skema Hidran Darurat

Share

BANTAENG, Sulsel⚡Binkari – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bantaeng menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan perbaikan jaringan perpipaan di wilayah perkotaan yang selama ini kerap mengalami kemacetan distribusi air.

Direktur PDAM Bantaeng, Suwardi, mengatakan bahwa penanganan titik-titik paling krusial menjadi agenda utama pada tahun 2026, setelah pihaknya melakukan antisipasi pada pipa penyaluran utama dari induk.

“Memang perlu atensi sasaran yang sangat urgent, utamanya perpipaan di perkotaan. Setelah kami antisipasi pipa penyaluran utama dari induk, di tahun 2026 ini ada beberapa titik yang menjadi fokus penanganan,” ujar Suwardi.

Adapun wilayah yang masuk dalam prioritas perbaikan jaringan pipa meliputi Sasayya, Pasar Baru, Tangnga-tangnga, Kayangang, Lembang-Lembang, dan Lamalaka. Daerah-daerah tersebut selama ini diketahui sering mengalami hambatan aliran air bersih ke rumah warga.

Menurut Suwardi, pembenahan ini bertujuan memastikan distribusi air ke pelanggan lebih lancar, stabil, dan tidak lagi terganggu oleh penyumbatan atau kerusakan jaringan pipa.
Selain persoalan distribusi air, PDAM Bantaeng juga merespons kebutuhan sistem hidran kebakaran di wilayah permukiman padat penduduk. Ia menegaskan bahwa skema hidran akan lebih efektif jika didukung kesiapan dari pihak kelurahan.

“Kami merespons hidran dengan baik, tetapi perlu kerja sama dari pihak kelurahan untuk menyiapkan aset berupa mesin genset yang standby di rumah RT atau RW,” jelasnya.
Genset tersebut nantinya dapat dihubungkan langsung ke hidran dalam kondisi darurat, khususnya saat terjadi kebakaran dan pasokan listrik atau tekanan air tidak memadai.

“Genset itu akan dihubungkan ke hidran dalam keadaan darurat. Tentu nantinya akan ada edukasi penggunaan, terutama kepada petugas kelurahan di wilayah padat penduduk dan yang sulit dijangkau armada pemadam kebakaran,” pungkas Suwardi.

Dengan langkah ini, PDAM Bantaeng berharap tidak hanya meningkatkan layanan air bersih, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat sistem mitigasi kebakaran di kawasan rawan dan padat penduduk. (Bang Jull)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *