Gubernur Papua Tegaskan Sinergi TNI-Pemerintah demi Mewujudkan “Papua Cerah”

Share

JAYAPURA, Binkari – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menghadiri acara Pisah Sambut Pangdam XVII/Cenderawasih dari Mayjen TNI Amrin Ibrahim kepada Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang. Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Hotel Suni Abepura, Jayapura, Sabtu (4/4/2026).

Kehadiran Gubernur yang didampingi istri serta jajaran pejabat teras Pemerintah Provinsi Papua menjadi simbol kuat dukungan otoritas sipil terhadap keberlanjutan kepemimpinan TNI di Tanah Papua.

Apresiasi Atas Dedikasi Mayjen TNI Amrin Ibrahim

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Mayjen TNI Amrin Ibrahim atas pengabdian dan kontribusi nyatanya selama menjabat. Menurutnya, stabilitas keamanan yang terjaga saat ini tidak lepas dari sinergi apik antara Kodam XVII/Cenderawasih dengan pemerintah daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Papua, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi luar biasa Mayjen TNI Amrin Ibrahim. Kepemimpinan beliau telah membuktikan bahwa sinergi yang kuat adalah kunci menjaga Papua tetap kondusif, aman, dan damai,” ujar Gubernur.

Menyambut Kepemimpinan Baru: Fokus pada Papua Cerah

Gubernur juga memberikan sambutan hangat kepada Pangdam XVII/Cenderawasih yang baru, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang. Ia meyakini bahwa rekam jejak dan kapasitas Pangdam baru akan membawa energi positif bagi keberlanjutan pembangunan di Papua.

Gubernur menegaskan bahwa visi Papua Cerah (Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni) hanya dapat dicapai jika fondasi keamanan kokoh.

“Peran TNI sangat strategis. Tanpa stabilitas keamanan sebagai fondasi utama, pembangunan tidak akan berjalan optimal. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, mengedepankan pendekatan humanis demi Papua yang maju, adil, dan bermartabat,” tegasnya.

Dukungan Lintas Sektor

Acara ini turut dihadiri oleh:

Ketua DPR Papua dan Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Papua.

Unsur Forkopimda Provinsi Papua.

Perwakilan kepala daerah (Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Keerom).

Tokoh adat, tokoh agama (FKUB), tokoh perempuan, dan pemuda.

Sebagai penutup yang menyentuh, Gubernur mempersembahkan sebuah pantun penghormatan:

“Pergi berlayar ke Teluk Yotefa, singgah sejenak di tanah Sentani. Terima kasih atas jasa dan setia, selamat datang pemimpin pengganti.”

Malam pisah sambut ini diakhiri dengan suasana kekeluargaan, menandai optimisme baru bagi stabilitas keamanan dan percepatan pembangunan di Bumi Cenderawasih.(Sem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *