
SANGIHE⚡Binkari — Gema takbir berkumandang saat Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., secara resmi melepas rombongan Pawai Takbir dalam rangka menyambut hari kemenangan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan yang dipusatkan di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Jumat malam (20/3/2026), serta diikuti ratusan umat Muslim yang merayakannya. Dan turut hadir dalam pawai tersebut Kapolres Sangihe AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P.

Beserta Komandan Lanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, M.Tr.Hanla., Letkol Laut (P) Yan Sembiring, Dandim 1301/Sangihe, serta perwakilan dari Kejaksaan dan Pengadilan Tahuna. Selain itu, hadir pula Ketua Umum Sinode GMIST Pdt. Welman Boba.
Dalam sambutannya, Bupati Sangihe, Michael Thungari, menekankan bahwa gema takbir yang berkumandang bukan sekadar tradisi tahunan. Baginya, takbir adalah panggilan jiwa yang menyatu dengan karakter masyarakat Sangihe sebagai masyarakat bahari.

“Sebagai masyarakat kepulauan, kita hidup dalam ikatan yang kuat, budaya yang sama, dan nilai-nilai keimanan yang diwariskan dari generasi ke generasi,” ujar Thungari.
Thungari, juga menambahkan agar perayaan Idul Fitri dijadikan titik balik untuk kembali kepada fitrah kemanusiaan. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi warga yang sedang sakit atau mengalami kesulitan hidup.

Selanjutnya, Thungari juga menitipkan harapan besar kepada pemuda Sangihe. Ia mendorong generasi muda untuk menjadikan kegiatan keagamaan sebagai ruang pembelajaran nilai-nilai kehidupan dan memiliki tanggung jawab bersama.
“Memperkuat identitas sebagai masyarakat yang religius, berbudaya, dan menghargai perbedaan. Kita harus menjadikan perbedaan sebagai pengikat tali persaudaraan,” pungkasnya.
Josua

