Rumah Tilaar–Petahiang di Santiago Ludes Terbakar, Sumber Api Diduga dari Kamar Kos

Share

SANGIHE⚡Binkari — Musibah kebakaran kembali terjadi di Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu pagi (4/02/2026). Satu unit rumah dua lantai milik keluarga Tilaar–Petahiang hangus dilalap api bersama seluruh isinya.

Tidak hanya bangunan rumah, kebakaran tersebut juga menghanguskan satu unit mobil Toyota Avanza dan satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja yang berada di lokasi kejadian.

Rumah tersebut diketahui terdiri dari dua lantai, dengan lantai satu berbahan beton yang ditempati oleh Jefri Tilaar bersama keluarga, dan lantai dua berbahan kayu (rumah panggung Minahasa) yang difungsikan sebagai rumah kos dengan lima kamar, dihuni oleh karyawan supermarket.

Asap Berasal dari Salah Satu Kamar Kos
Salah satu saksi, Vanesa Steking (21), karyawan Supermarket Megaria sekaligus penghuni kos, menuturkan sekitar pukul 09.30 Wita dirinya kembali ke kamar untuk beristirahat usai bekerja.

Namun sekitar pukul 10.00 Wita, ia terbangun karena melihat kepulan asap hitam disertai hawa panas dari kamar kos di sampingnya.

Vanesa mendapati asap berasal dari kamar yang dihuni Julio Renaldy Sumendong, dalam keadaan terkunci dan tidak ada orang di dalam. Ia kemudian berlari meminta bantuan ke Megaria Link Santiago di seberang jalan untuk memberitahukan penghuni kos lainnya.

Vanesa bersama rekannya Wenesya Makagiantang (24) sempat kembali ke lokasi untuk menyelamatkan barang-barang mereka. Namun saat itu asap sudah tebal disertai kobaran api di lantai dua, sehingga keduanya mengurungkan niat dan kembali menyelamatkan diri.

Penghuni Kamar Sedang Tidak di Tempat
Wenesya menjelaskan, sekitar pukul 09.30 Wita dirinya bersama Julio Renaldy Sumendong dan Lisnawati Balawera telah meninggalkan kos. Wenesya menuju tempat kerja di Megaria Link Santiago, sementara Julio dan Lisnawati pergi ke pusat kota Tahuna.

Julio mengaku kaget saat menerima kabar kebakaran. Saat kejadian, ia bersama rekannya berada di SPBU Santiago, kemudian ke ATM Mandiri depan Lanal Tahuna, dan menuju Tahuna Swalayan.

“Saat di Tahuna Swalayan, saya mendapat kabar tempat kos kami terbakar. Kami langsung kembali dan melihat api sudah membesar membakar seluruh bangunan,” ujar Julio.

Julio juga menjelaskan bahwa ponsel miliknya merek Vivo Y17S tertinggal di kamar dalam keadaan sedang di-charge menggunakan terminal listrik saat ia meninggalkan kos.

Pemilik Rumah Tidak Berada di Lokasi
Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah Jefri Tilaar sedang berada di kebun, sementara istrinya Emita Petahiang sedang menjalani kontrol kesehatan di RSD Liun Kendage Tahuna.

Pihak Kepolisian yang tiba di lokasi segera mengamankan area dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.30 Wita.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp750 juta. Hingga saat ini, pemilik rumah belum dapat memberikan keterangan karena masih dalam kondisi syok. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Josua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *