‎

RINDU ANAK, LANSIA ASAL JOGJA NEKAD KE PONTIANAK: ANGGOTA POLSEK DWIKORA TURUN TANGAN DI PELABUHAN KAPUAS BESAR.

Share

PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT — BINKARI — Kisah haru terjadi di Pelabuhan Speed Kapuas Besar, Pontianak. Seorang lansia asal Yogyakarta bernama Paijo nekat melakukan perjalanan jauh ke Kalimantan Barat demi menemui anak kandungnya yang berada di kawasan Trans Rada, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya.

Dengan kondisi keuangan yang sangat terbatas, Paijo tiba di Pelabuhan Speed Kapuas Besar dalam keadaan kebingungan. Keinginannya untuk bertemu sang anak ternyata terbentur persoalan biaya transportasi untuk melanjutkan perjalanan.

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah anggota Polsek Dwikora Pontianak yang berada di sekitar lokasi melihat keberadaan Paijo. Anggota kemudian menghampiri dan menyapa dengan menanyakan tujuan perjalanannya.

Percakapan sederhana itu akhirnya membuka cerita mengharukan. Paijo menceritakan bahwa dirinya datang dari jauh, dari Yogyakarta, hanya untuk mencari dan bertemu dengan anak kandungnya di wilayah Trans Rada, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya.

Namun, perjalanan tersebut belum dapat dilanjutkan karena Paijo tidak memiliki biaya yang cukup untuk menaiki speed boat.

Melihat kondisi tersebut, anggota Polsek Dwikora Pontianak tidak tinggal diam. Mereka mengambil inisiatif membantu memenuhi biaya transportasi speed boat yang akan digunakan Paijo untuk melanjutkan perjalanan. Selain itu, anggota juga membelikan makanan agar lansia tersebut dapat makan sebelum melanjutkan perjalanan.

Kepedulian yang Menyentuh

Tindakan sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan kepedulian ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

Bagi Paijo, bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi seorang lansia yang telah menempuh perjalanan jauh demi bertemu anaknya, bantuan biaya transportasi dan makanan menjadi sangat berarti.

Saat dikonfirmasi pada Selasa, 1 September 2026, salah satu anggota Polsek Dwikora Pontianak, Aiptu Salamat, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurutnya, Paijo datang dari Yogyakarta dengan tujuan menemui anaknya yang berada di wilayah Trans Rada, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya. Setibanya di Pelabuhan Kapuas Besar Pontianak, Paijo mengalami kendala karena tidak memiliki biaya untuk melanjutkan perjalanan menggunakan speed boat.

Melihat kondisi tersebut, anggota Polsek Dwikora Pontianak kemudian membantu mengurus biaya transportasi dan memberikan makanan kepada Paijo.

Kepedulian tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Langkah anggota Polsek Dwikora Pontianak dinilai sebagai bentuk nyata pelayanan dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Bantuan itu bukan sekadar soal uang atau makanan. Lebih dari itu, ada kepedulian terhadap seorang lansia yang sedang berjuang menuntaskan kerinduannya kepada anak kandung.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, tindakan kecil yang dilakukan dengan tulus dapat memberikan arti besar bagi mereka yang sedang membutuhkan.

Bravo Polri. Semoga kepedulian seperti ini terus menjadi bagian dari wajah pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Editor: Rusmianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *