Fakhiri Serukan Kekuatan Persaudaraan, IKEMAL Diminta Jadi Motor Pemersatu dan Penggerak Pembangunan Papua

Share

JAYAPURA, Binkari — Semangat persaudaraan, kebersamaan, dan pengabdian kembali digaungkan di Tanah Papua. Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, mengajak masyarakat Maluku yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) di Tanah Papua untuk terus memperkuat solidaritas sosial serta mengambil peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Ketua Umum dan Badan Pengurus Pusat IKEMAL di Tanah Papua yang dirangkaikan dengan malam puncak peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209 di GOR Cenderawasih, Jayapura, Sabtu (30/5/2026).

Di hadapan ratusan warga Maluku dan tokoh masyarakat Papua, Fakhiri menegaskan bahwa perjuangan Kapitan Pattimura bukan sekadar sejarah, melainkan sumber inspirasi yang terus hidup dalam nilai keberanian, pengorbanan, persatuan, dan cinta tanah air.

Menurutnya, tema kegiatan “Pattimura Panggil Katong, Pela Gandong Bikin Menang” mengandung pesan yang sangat relevan bagi kehidupan masyarakat Papua yang majemuk.

“Pela Gandong mengajarkan persaudaraan sejati, saling menjaga, saling menopang, dan saling menguatkan. Nilai ini sangat sejalan dengan budaya masyarakat Papua yang menjunjung tinggi kebersamaan dan gotong royong,” ujar Fakhiri.

Ia menegaskan bahwa keberagaman bukanlah alasan untuk menciptakan sekat-sekat sosial, melainkan kekuatan besar yang harus dirawat demi kemajuan Papua.

“Keberagaman bukan alasan untuk berjarak, tetapi menjadi modal besar untuk membangun Papua yang lebih maju dan harmonis,” tegasnya.

Fakhiri juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Maluku yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam berbagai sektor pembangunan di Papua, mulai dari pemerintahan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, keagamaan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kontribusi masyarakat Maluku telah memberikan warna dan energi positif bagi kemajuan Tanah Papua,” katanya.

Ia berharap kepengurusan IKEMAL yang baru mampu menjadikan organisasi tersebut sebagai rumah besar persaudaraan yang tidak hanya mempersatukan warga Maluku, tetapi juga menghadirkan pelayanan dan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.

Menurut Fakhiri, cita-cita mewujudkan Papua yang sehat, sejahtera, aman, dan harmonis tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun budaya.

“Papua dibangun oleh kekuatan bersama, oleh hati yang mau melayani, dan oleh masyarakat yang percaya bahwa perbedaan adalah kekuatan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IKEMAL di Tanah Papua, Christian Sohilait, mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah warga Maluku di Papua yang menghadapi tantangan sosial dan ekonomi yang cukup berat.

Ia menyebut masih ada masyarakat yang kesulitan memperoleh layanan kesehatan karena keterbatasan biaya, menghadapi persoalan pekerjaan, hingga kendala dalam menyekolahkan anak-anak mereka.

“Masih ada warga yang sakit namun tidak mampu berobat. Ada juga yang mengalami kesulitan ekonomi, bahkan anak-anak yang belum bisa melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya,” ungkap Sohilait.

Karena itu, ia mengajak seluruh warga Maluku untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur, yakni semangat baku bantu, baku dukung, dan baku sayang.

“Kita harus menghidupkan kembali semangat baku bantu, baku dukung, dan baku sayang. Jangan biarkan saudara kita menghadapi kesulitan sendirian,” tegasnya.

Pelantikan pengurus IKEMAL kali ini tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga menjadi panggilan moral untuk memperkuat persaudaraan lintas komunitas serta membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dengan semangat Pattimura yang terus menyala dan nilai Pela Gandong yang mengakar kuat, IKEMAL diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga harmoni, mempererat persatuan, dan ikut mengawal pembangunan Papua menuju masa depan yang lebih baik.

Sem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *