
SULUT⚡Binkari — Polemik dugaan aktivitas tambang ilegal di wilayah Ratatotok terus menjadi sorotan publik. Hampir seluruh awak media di Sulawesi Utara menaruh perhatian serius terhadap persoalan ini, menandakan fungsi kontrol sosial jurnalis berjalan ketat dan konstitusional.
Menanggapi isu dugaan penimbunan BBM solar, bahan kimia CN, serta keterlibatan salah satu pengusaha berinisial DM Deker, Ketua Koordinator Wilayah Indonesia Tengah DPP Kibar Nusantara Merdeka (KNM), John Pade, justru memilih sikap dingin dan berhati-hati.
John Pade menyampaikan bahwa pihaknya telah mengantongi data terkait aktivitas para pengusaha tambang di Sulawesi Utara, khususnya yang beroperasi di wilayah Mitra, Ratatotok.
“Data yang kami miliki menunjukkan bahwa jumlah pengusaha tambang di Sulut cukup banyak, terutama yang berkiprah di wilayah Ratatotok. Karena itu, tidak etis jika sorotan hanya diarahkan kepada satu orang,” ujar John Pade, Rabu (21/1/2026).
Ia mengungkapkan bahwa tim DPP KNM telah melakukan survei lapangan dan menyaksikan langsung aktivitas pertambangan di Ratatotok, termasuk menemui DM Deker secara langsung.
Dari hasil investigasi tersebut, John Pade menyampaikan pernyataan DM Deker yang ia dengar langsung di lapangan. “Saya sudah tidak lagi beraktivitas dalam kegiatan pertambangan dan pengelolaan. Itu sudah berlangsung hampir satu bulan, dari Desember hingga Januari,” ungkap DM Deker sebagaimana disampaikan John Pade.
Terkait video yang beredar di media sosial dan pemberitaan yang menyebut adanya dugaan timbunan BBM solar dan CN di kediamannya, DM Deker membantah keras tudingan tersebut.
“Akhir Desember 2025, ada beberapa orang dari media dan LSM yang datang ke rumah saya dan mengambil video di halaman tanpa seizin saya. Dari video itu, mereka berasumsi ada penimbunan BBM dan CN, padahal itu hanyalah timbunan sampah yang sedang dibakar,” jelasnya.
John Pade menegaskan bahwa dalam menyikapi isu tambang ilegal, seluruh pihak baik aktivis, LSM, maupun media harus lebih mawas diri, arif, dan bijaksana, dengan mengedepankan data serta fakta yang terverifikasi.
“Mari kita data secara seksama berapa banyak pengusaha tambang yang masih beraktivitas di lokasi tersebut. Jangan sampai penegakan kontrol sosial justru menjadi tidak adil,” tegasnya.
Sebagai perwakilan DPP LSM KNM Wilayah Indonesia Tengah yang memiliki mandat pengawasan arsip dan aset negara, John Pade menegaskan pihaknya akan terus melakukan investigasi lanjutan.
“Kami akan bekerja berdasarkan fakta dan data yang akurat, melakukan kajian mendalam sebelum mengambil langkah, melaporkan, atau menaikkan pemberitaan melalui media,” pungkasnya. (⭐️)
