
BANTAENG, Sulsel⚡Binkari – Dalam rangka membekali keterampilan fungsi teknis kepolisian di bidang pembinaan masyarakat (Binmas), Satuan Binmas Polres Bantaeng menggelar kegiatan Latihan Kerja (Latja) bagi siswa Diktuba Polri Angkatan 54 Tahun Anggaran 2025, Selasa (28/4/2026).
Dalam kegiatan Latihan Fungsi (Latfung) Binmas ini, para siswa mendapatkan tiga materi utama, yakni sambang pembinaan dan penyuluhan, deteksi dini, serta problem solving.
Melalui kegiatan sambang, para siswa turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan imbauan terkait antisipasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), bahaya penyalahgunaan narkoba, serta pencegahan tawuran. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.
Sementara pada materi deteksi dini, para siswa dilatih untuk membangun komunikasi aktif dengan warga guna menggali informasi terkait potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekitar.
Tak hanya itu, para siswa juga diasah kemampuannya dalam menyelesaikan persoalan sosial secara persuasif. Salah satu praktik yang dilakukan adalah penyelesaian perselisihan antarwarga akibat perkelahian anak, yang ditangani melalui pendekatan dialogis dan kekeluargaan.
Kasat Binmas Polres Bantaeng, AKP Agus Salim, menegaskan bahwa kegiatan Latja ini merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran bagi calon anggota Polri agar mampu memahami secara langsung peran polisi di tengah masyarakat.
“Melalui Latja fungsi Binmas ini, para siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mempraktikkan bagaimana membangun kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat,” ujar AKP Agus Salim.
Kegiatan ini diharapkan dapat mencetak personel Polri yang humanis, responsif, dan mampu menjadi problem solver di tengah kehidupan masyarakat.
Bang Jul

