Papua Nugini Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Pemprov Papua, Fokus pada Perdagangan, Bisnis, dan Sosial Budaya

Share

JAYAPURA, Binkari — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua secara resmi menerima kunjungan delegasi dari Provinsi Sepik Timur, Papua Nugini (PNG), guna menjajaki peluang kerja sama antarwilayah. Pertemuan strategis yang berfokus pada sektor perdagangan, skema business-to-business (B2B), serta penguatan hubungan sosial budaya ini berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Papua, Lantai [Sebutkan Angka Lantai], Jumat (10/4/2026)

Perwakilan Pemerintah Provinsi Sepik Timur, Peter Simon Yehiwambu, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah krusial untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan. Menurutnya, kedua provinsi memiliki potensi besar berkat kedekatan geografis dan ikatan historis yang kuat sebagai wilayah bertetangga.

“Kami hadir untuk merealisasikan konsep kerja sama sebagai provinsi bersaudara (sister province). Fokus utama kami akan diarahkan pada peningkatan volume perdagangan, penguatan hubungan bisnis, serta pelibatan aktif masyarakat dalam pertukaran sosial dan budaya,” ujar Peter.

Ia menambahkan bahwa potensi kolaborasi antara Papua dan Sepik Timur sangatlah masif. Sinergi ini diharapkan tidak hanya mampu mendongkrak perekonomian lintas batas, tetapi juga mempererat kohesi sosial masyarakat di kedua wilayah perbatasan.

Turut hadir dalam delegasi tersebut, Veronica Wally, yang menegaskan pentingnya sinergi antarwilayah perbatasan. Ia menilai kerja sama yang erat merupakan kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi komprehensif sekaligus menjaga stabilitas kawasan.

Menanggapi inisiatif tersebut, Wakil Gubernur Papua, Aryoko A.F. Rumaropen, memberikan apresiasi dan sambutan yang sangat positif. Ia menegaskan dukungan penuh Pemprov Papua terhadap rencana strategis ini dan memastikan hasil pertemuan akan segera dilaporkan kepada Gubernur Papua untuk ditindaklanjuti menjadi kesepakatan resmi antar provinsi.

“Kami menyambut sangat baik kunjungan delegasi Sepik Timur hari ini. Pemerintah Provinsi Papua melihat peluang kemajuan yang besar dari penjajakan ini dan siap menindaklanjutinya melalui mekanisme pemerintahan yang berlaku agar segera dapat diimplementasikan,” tegas Aryoko.

Pertemuan strategis ini diharapkan menjadi tonggak awal yang solid dalam memperkuat hubungan bilateral di tingkat daerah, sekaligus membuka cakrawala baru bagi pengembangan sektor ekonomi, pariwisata, dan pelestarian sosial budaya antara Provinsi Papua dan Papua Nugini. (Sem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *